32 C
Makassar
Jumat, Mei 20, 2022
BerandaParlemanDewan Angkat Bicara Soal PKL Center Kanre Rong ri Karebosi

Dewan Angkat Bicara Soal PKL Center Kanre Rong ri Karebosi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota DPRD Kota Makassar, HM Yunus persoalkan Pedagang Kaki Lima (PKL) Center Kanre Rong ri Karebosi milik pemerintah Kota Makassar.

Lambannya pengoperasian kawasan PKL Center Kanre Rong ri Karebosi mendapat sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar yaitu dari Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Kota Makassar.

BACA: Ketua DPRD Siap Kawal Aspirasi Ratusan Mahasiswa

Menurut Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar HM Yunus, pembangunan kawasan PKL Center merupakan program yang juga tidak memiliki perencanaan matang. Terbukti pasca selesai diluncurkan belum ada satupun pedagang-pedagang masuk mengisi booth booth untuk berjualan.

Sehingga program inovasi dari Wali kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terkesan hanyalah program boros atau membuang-buang anggaran. Karena kawasan itu sampai sekarang belum juga difungsikan dan beroperasi.

BACA: Pemkot Targetkan Rp 4,5 Juta Per Hari Pendapatan di Area PKL Center

“Inilah merupakan perencanaan yang tidak matang dan hanya terkesan membuang-buang anggaran saja. PKL Center di karebosi macet lagi kan, karena belum ada pedagang masuk,” kata HM Yunus, Kamis (20/9/2018).

Sebenarnya kata Yunus, kawasan PKL Center sudah bisa mulai dioperasikan. Cuman Pemerintah Kota Makassar melalui Satuan Kerja Perangkat Kerja Daerah (SKPD) tidak tegas dan memiliki banyak kepentingan dalamnya.

BACA: Ketua DPRD Siap Kawal Aspirasi Ratusan Mahasiswa

Menjadi kekhawatiran, jangan sampai program kawasan PKL Center terbengkalai dan rusak sebelum difungsikan dan mengingat musim kemarau digantikan pada musim hujan yang mempengaruhi kualitasi ketahanan booth- booth.

“Kalau saya bilang ini bisa terbengkalai apalagi sudah mau mendekati musim hujan. Dan disayangkan apabila rusak sebelum dioperasikan. Sebebarnya pedagang ini menunggu saja ketegasan dari pemerintah kota, tapi pemerintah kota tidak mampu dan punya kepentingan-kepentingan jadinya PKL Center mandek dan jalan ditempat,” tandasnya.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar Irwan Djafar mengatakan pemerintah kota terlalu terburu – buru ingin meluncurkan kawasan PKL Center Kanre Rong ri Karebosi tanpa melihat kesiapan dari pembangunannya.

Karena mengghabiskan anggaran cukup banyak dalam pembuatan kawasan PKL Center, tentu pemerintah kota harus membuktikan dan memberikan hasil nyata yang berdampak langsung kepada masyarakat dan Makassar.

“Program itu terkasan dipaksakan. Masih ada bagian-bagian mesti diselesaikan namun tidak dipertimbangkan karena ingin cepat diluncurkan. Padahal keseluruhannya belum siap dioperasikan. Jadi ini terlalu dipaksakan,” pungkasnya.

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3