31 C
Makassar
Senin, Januari 24, 2022
BerandaDaerahDewan Soroti Biaya Tes Kejiwaan Cakades di Bone

Dewan Soroti Biaya Tes Kejiwaan Cakades di Bone

- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bone tak lama lagi bakal digelar.

Ratusan Calon Kepala Desa (Cakades) sedang sibuknya mempersiapkan diri, salah satu menjalani tes kejiwaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone.

Dimana, persyaratannya para Cakades ini harus melengkapi sejumlah persyaratan agar bisa ikut mendaftar.

Informasi yang dihimpun ada sekitar 400-an cakades yang sudah mengikuti berbagai tes di RSUD Tenriawaru Bone. Hal ini pun menuai polemik lantaran total biaya tes kesehatan sebesar Rp407.500 per cakades.

Salah satu yang menyoroti datang dari Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bone, Ade Fery Afrisal mengatakan, dalam perda, salah satu syarat tertulis memang harus berbadan sehat.

“Tapi ternyata di perbub (peraturan bupati) yang keluar surat keterangan badan sehat itu dibuktikan surat keterangan jasmani dan rohani. Ini yang harus diperjelas karena kemarin banyak yang hubungi saya mengenai hal tersebut,” katanya kepada sulselekspres.com, Rabu (8/9/2021).

Lebih lanjut, Ade Fery, menambahkan perlu ada penjelasan disini apakah berbadan sehat disitu termasuk juga sehat secara kejiwaan atau rohaninya.

“Secara pribadi, saya mengatakan tidak karena berbadan sehat itu hanya fisik saja kecuali memang dikatakan berbadan sehat atau sehat secara rohani dan itu dibuktikan dengan tes kejiwaan dan itu tidak disebutkan di dalam perda,” tambahnya.

Lanjut, dikatakan legislator Golkar ini, untuk pengumuman hasil tes kesehatan para cakades harus jelas, sehingga para cakades yang tidak lulus betul-betul mengetahui letak di mana kelemahannya.

Hal senada juga disampaikan anggota Bapemperda DPRD Bone lainnya, Fahri Rusli mengaku kaget sekaitan tes kejiwaan ini.

“Barusanku dengar, itu semacam psikotes. Kenapa begini sekali, kayak tes Akpol,” herannya.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, di Bapemperda tidak tau, sempat dalam perbup itu teknisnya. “Yang pasti kalau ini tidak sampai di DPRD,” tambahnya.

Sementara itu, Humas RSUD Tenriawaru Bone, Ramli,SH mengungkapkan jika semua itu sudah sesuai dengan aturan.

“Memang begitu aturannya dari dulu jadi ada beberapa tes yang harus dilalui semua cakades,” katanya.

Ramli merinci, tes narkoba biayanya Rp140 ribu, tes berbadan sehat Rp17.500, dan tes keterangan rohani senilai Rp250 ribu rupiah. Jadi total keseluruhan biaya tes sebesar Rp407.500.

BACA JUGA :  Lantik Pengurus PPDI, Muchlis: Peran Disabilitas Harus Dilibatkan dalam Pembangunan Daerah

Dikatakan, Ramli nantinya hasil tes para cakades akan disampaikan langsung.

“Yang tidak lulus bisa mengulang tes kembali dan tidak lagi dikenakan biaya,” lanjutnya.

Menurut, Ramli menjelaskan proses ujian bakal calon kades yang berlangsung saat ini sama dengan yang lalu-lalu sewaktu rekrutmen calon legislatif, KPU, dan lainnya.

Kata, Ramli ujian ini menjawab soal sebanyak 500-an lebih pertanyaan, sedangkan untuk penilaiannya, dokter ahli jiwa sudah punya metode yang standar. Metode ujian ini disebut MMPI.

“Metode ini digunakan oleh dokter-dokter ahli jiwa untuk menguji kejiwaan seseorang. Bagi yang dinyatakan tidak lulus, masih diberi kesempatan untuk mengulang,” jelasnya.

BACA JUGA
PenulisYusnadi

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6