32 C
Makassar
Senin, Oktober 25, 2021
BerandaRagamDianggap Biang Masalah, Ternyata Ini Keunggulan Nasi Bagi Kesehatan

Dianggap Biang Masalah, Ternyata Ini Keunggulan Nasi Bagi Kesehatan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM– Nasi merupakan makanan pokok yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Hal ini sudah menjadi kebiasaan dan membuat nasi menjadi salah satu jenis makanan berkarbohidrat yang paling banyak digemari.

Hal ini kemudian membuat nasi, yang hampir setiap hari dikonsumsi oleh orang Indonesia kerap dijadikan biang kerok berbagai kondisi, misalnya saja kegemukan, berat badan naik, hingga diabetes.

Tak ayal, hal ini menyebabkan munculnya berbagai mitos dan kepercayaan tentang nasi. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tidak semua mitos seputar nasi tersebut terbukti benar adanya?

BACA: Sering Makan Nasi Goreng Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan

Untuk tahu lebih lanjut, simak apa saja mitos tentang nasi yang ternyata tidak terbukti, melalui penjelasan dilansir doktersehat di bawah ini!

Nasi menyebabkan berat badan naik

Kita tentu sering mendengar bahwa salah satu cara yang ampuh untuk menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi makan nasi, ya.

Hal ini memang terbukti keberhasilannya, namun bukan berarti bahwa nasi adalah salah satu makanan yang menyebabkan berat badan jadi naik, lho.

Kebutuhan energi yang tinggi dalam tubuh bisa dengan mudah dipenuhi dengan cara mengonsumsi makanan sumber energi, salah satunya adalah makanan berkarbohidrat.

Sayangnya, makanan berkarbohidrat rentan berlebihan dikonsumsi, sehingga asupannya dalam tubuh juga menjadi tinggi. Hal ini yang kemudian menyebabkan nasi dapat menyebabkan berat badan menjadi naik, karena cadangan atau simpanan energi juga tinggi.

Namun, perlu diingat bahwa hampir semua makanan berkarbohidrat atau berlemak, dapat menjadi penyebab berat badan naik, karena keduanya memiliki kandungan energi yang tinggi.

Tidak hanya nasi, mi, roti, umbi-umbian, atau camilan dan jajanan, yang terbuat dari tepung terigu, jika dikonsumsi berlebihan juga akan menyebabkan berat badan naik.

BACA JUGA :  Berbagai Mitos Jika Menikahi Janda atau Duda

Menyebabkan diabetes (banyak mengandung gula)

Sebagai makanan sumber karbohdirat, nasi memang memiliki banyak kandungan gula. Berbagai studi menunjukkan bahwa konsumsi nasi, utamanya jenis nasi putih, dalam porsi yang besar dan frekuensi yang sering terbukti mampu meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Akan tetapi, bukan berarti nasi menjadi satu-satunya penyebab diabetes, lho.

Ada beberapa jenis nasi yang justru baik dikonsumsi untuk mengontrol gula darah atau baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, yaitu nasi merah, yang kandungan karbohidratnya sama baiknya namun memiliki nilai indeks glikemik yang jauh lebih rendah daripada nasi putih yang umum dikonsumsi.

Nasi merah juga memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga justru mampu menekan risiko gula darah tinggi pada tubuh, mengontrol kadar lemak dalam tubuh, hingga melancarkan pencernaan.

Tidak memiliki kandungan gizi

Jika Anda beranggapan bahwa nasi hanya mengandung karbohidrat saja, maka anggapan tersebut salah besar. Nasi memiliki berbagai kandungan vitamin dan mineral yang penting untuk tubuh. Nasi merupakan sumber vitamin B kompleks, yang merupakan vitamin larut air yang harus dipenuhi setiap hari kebutuhannya, serta mineral zink, selenium dan magnesium, yang baik untuk tubuh.

Hal ini tentu membuat konsumsi nasi tidak hanya sebagai sumber energi saja namun juga memberikan asupan vitamin dan mineral untuk tubuh, ya.

Nah, itu dia 3 mitos yang tidak perlu lagi Anda percayai terkait nasi.

BACA JUGA
PenulisAndika
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7