25 C
Makassar
Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaEdukasiDirjen Tangkap Harap Kontribusi Kampus Dalam Kumpulkan Data Perikanan

Dirjen Tangkap Harap Kontribusi Kampus Dalam Kumpulkan Data Perikanan

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) menyelenggarakan Bimtek pengumpulan dan pengolahan data operasional penangkapan diatas kapal penangkap ikan di Swiss-Belhotel Makassar, 13-15 Mei 2019.

Bimtek ini merupakan rangkaian dari kegiatan temu koordinasi teknis pelaksanaan Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) di Wilayah Timur.

Kegiatan ini dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia Timur. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri observer perikanan dan penyuluh perikanan setempat.

BACA: DJPT KKP Gelar Tekotim BPAN

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar mengatakan, kedua kegiatan ini bermakna strategis sebagai upaya dalam mewujudkan perbaikan tata kelola perikanan tangkap nasional yang telah menjadi komitmen pemerintah saat ini.

“Perbaikannya salah satunya adalah dengan perluasan perlindungan sosial melalui asuransi nelayan dan perbaikan data hasil tangkapan ikan melalui program observer di atas kapal penangkap ikan,” kata Zulficar dalam keterangan rilisnya Kamis (16/5).

Dia mehjelaskan KKP melalui DJPT beberapa tahun ini telah melakukan berbagai reformasi kebijakan dan telah menghasilkan beberapa capaian strategis.

BACA: Kementan Jalin Kerjasama BRSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan

“Hal ini, menggambarkan bahwa ikhtiar dan upaya kita untuk memperbaiki tata kelola perikanan paling tidak sudah memberikan hasil secara nyata. Keberhasilan tersebut dapat dilihat dari indikator lingkungan dan stok ikan yang meningkat, ekonomi perikanan yang terus berkembang, serta meningkatnya aspek kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir,” jelasnya.

Terkait upaya perbaikan data perikanan tangkap, saat ini DJPT terus berusaha untuk melakukan pedataan operasional kapal penangkap ikan. Salah satu terobosan penting kegiatan pengumpulan dan pengolahan data operasional penangkapan ikan di atas kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan adalah dengan menempatkan pemantau (observer on-board).

Ia mengungkapkan, untuk tahun ini, KKP telah berhasil melatih sebanyak 403 orang untuk menjadi observer yang saat ini telah ditempatkan di Medan, Tegal, Sidoarjo, Bitung, dan Ambon.

“Februari 2019 lalu, kami bahkan telah menetapkan 80 orang observer reguler yang ditempatkan pada 30 pelabuhan perikanan di Indonesia melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor 11/KEP-DJPT/2019.”ungkap Zulficar.

Penulis: Yusnadi

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Headline