31 C
Makassar
Jumat, Agustus 12, 2022
BerandaHeadlineGagal Nikah Karena Tersandung Kasus Penganiayaan, Rifaldi Pinang Istrinya Di Polsek Panakkukang

Gagal Nikah Karena Tersandung Kasus Penganiayaan, Rifaldi Pinang Istrinya Di Polsek Panakkukang

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Tersangka penganiayaan, Muhammad Rifaldi (20), akhirnya berbahagia setelah pernikahannya dengan sang Pacar, Rifani terkabul, yang sebelumnya tertunda karena dia terbelit kasus penganiyaan terhadap Sugandar alias Nyauk (49).

Rabu (1/5/2019) siang tadi, keduanya menjalani akad nikah di Mushola Polsek Panakkukang. Saat proses akad, tampak hadir kedua pihak keluarga mempelai. Nuansa intim pun terbangun, jelang Ijab Kabul.

BACA: Bukan Domino, Pemuda Ini Pilih Turnamen PUBG di Acara Pernikahan

Meski berulang kali salah menyebut ijab kabul, Rifaldi dan Rifani akhirnya dinyatakan resmi sebagai pasangan suami isteri. Namun, depan hari keduanya belum hidup serumah. Sebab, Rifaldi mesti menjalani masa hukumannya.

“Dia di tahan sudah jalan 5 hari, saat ini sementara perampungan berkas,” kata Panit 1 Reskrim Polsek Panakkukang, Ipda Armin, “tetap, namanya tahanan tidak ada perlakuan khusus. Setelah melangsungkan pernikahan akan masuk ke dalam sel kembali.”

Kata Armin, Rifaldi atas dugaan kasus ini, akan diancam 5 tahun masa kurungan penjara. Sebelumnya, Rifaldi ditangkap Resmob Panakkukang di jalan Karuwisi Makassar, pada Jumat (26/4/2019) dini hari.

Penangkapan terhadap Aldi berlangsung sulit. Selain mengejarnya, petugas bahkan dibuat kewalahan oleh Aldi saat mencoba sembunyi di atas atap tetangganya.

BACA: Heboh! Pernikahan Lansia Perjaka dan Perawan ini Ramaikan Suasana KUA

“Seketika anggota memberikan tembakan peringatan ke arah atas sebanyak 3 kali, dan akhirnya pelaku pun bersedia turun dari atap rumahnya serta berhasil diamankan,” kata Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda F Harahap.

Kata Ananda, pelaku telah membacok seorang karyawan swasta bernama Sugandar (49) di jalan Serka Munir 5 Makassar. Karena tebasan itu, korban terpaksa menanggung luka di bagian tangan kanannya.

Saat ditangkap, Aldi mengaku, ia nekat membacok Sugandar karena kesal dengan perbuatan korban yang telah menganiaya calon mertuanya.

BACA JUGA :  Diduga Aniaya Jaksa, Menantu Bupati Takalar Diperiksa Polisi

“Karena kesal, pelaku mencari korban dan menganiaya dengan cara menebas tangan kanan korban menggunakan senjata tajam sebanyak sekali, yang mengakibatkan korban dilarikan ke RS Faisal guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” tambah Ananda.

Saat ini, pelaku berikut dengan barang bukti yang digunakan Aldi melukai korban, telan diamankan di Mako Polsek Panakkukang guna menjalani proses lebih lanjut.

Penulis: Agus Mawan

spot_img

Headline