MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Masa jabatan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto bakal segera berakhir pada 5 Mei 2019 mendatang. Saat ini pengganti atau pelaksana tugas Wali Kota Makassar masih tahap seleksi oleh Gubernur Sulsel.
Namun, Danny Pomanto tidak berpesan kepada siapapun yang akan menjabat sebagai pelaksana tugas Wali Kota Makassar nantinya agar bisa menerima dan mendengarkan apa yang menjadi keluhan dari masyarakat.
Keluhan masyarakat yang paling di bawah atau dengarkan semua apa keluhan, isu yang beredar ditengah masyarakat Kota Makassar secara umum maupun khusus. Untuk lebih mendekatkan pimpinan kepada masyarakat.
BACA: Respon Danny Soal Penunjukan Pj Wali Kota Makassar
“Harapan saya, turun ke bawah dengarkan masyarakat. Saya cuma pesan satu hal, terima masyarakat setiap pagi. itu kuncinya,” kata Danny Pomanto, Rabu (24/4/2019).
Dia juga meminta, agar pelaksana tugas wali kota nantinya tidak memilah – milah isu yang bakal disampaikan. Sosok orang nomor satu di Kota Makassar nantinya harus bisa mendengar isu baik keluhan tentang birokrat, tentang struktur atau apapun itu.
“Kita mendengarkan isu dibawah, paling bawah. semua orang bersuara setiap pagi. Saya mendengarkan semua keluhan masyarakat, baik keluhan tentang birokrat, tentang struktur atau apapun itu,” katanya.
BACA: Pedagang Desak Kanrerong Diresmikan Sebelum Danny Lepas Jabatan
Dia juga berharap agar apa yang telah Danny Pomanto lakukan selama ini bisa dilanjutkan oleh pimpinan atau Wali Kota Makassar nantinya. Karena selama ini Makassar telah memiliki Sense of Citizen.
“Saya dapat sense of citizen saya mohon itu harus dilanjutkan,” harapnya.
Saat ini sudah ada dua nama yang menguat bakal dipilih oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah sebagai pelaksana tugas Wali Kota Makassar. Keduanya adalah Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah, Denny Irawan dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Sulkaf Latif. Keduanya diprediksi kuat menjadi pelanjut Danny Pomanto memimpin Makassar.
Penulis: M. Syawal



