26 C
Makassar
Selasa, November 29, 2022
BerandaDaerahInklusi-BaKTI Gelar Workshop Data Kualitatif Disabilitas Kelompok Konstituen Parepare

Inklusi-BaKTI Gelar Workshop Data Kualitatif Disabilitas Kelompok Konstituen Parepare

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – YLP2EM Parepare melalui Program Inklusi, menggelar Workshop Data Kualitatif (Data Disabilitas) Kelompok Konstituen Kota Parepare, di Aula Kantor Camat Bacukiki Barat, Jumat (21/10/2022).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen, dan dibuka Camat Bacukiki Barat, Fitriani Djamain.

Fitriani mengatakan, pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti dipendataan. Oleh karena itu, pihaknya pun akan memaksimalkan pelayanan kepada disabilitas.

“Untuk ke depannya, kami berharap data yang ada dapat disandingkan dengan data yang ada di kelurahan. Karena saat ini, pendataan di Dinas Sosial sedang diverifikasi,” katanya.

Sementara, Direktur YLP2EM, Ibrahim Fattah menjelaskan, rencana kerja kelompok konstituen ini adalah salah satunya adalah melakukan pendataan data disabilitas.

“Selanjutnya, bagaimana data ini terkonfirmasi dengan pihak kelurahan atau pihak Kecamatan sehingga data yang diperoleh ibu-ibu dari kelompok konstituen yang rata-rata ibu rumah tangga itu bisa terkonfirmasi dengan benar di workshop ini,” jelasnya.

Koordinator Program Inklusi Parepare ini menerangkan, data yang diperoleh tidak ragukan karena mereka rata-rata ibu-ibu ini Ketua RW yang ada di area di 15 Kelurahan di Bacukiki dan Bacukiki Barat. Di mana, katanya, ada enam Kelurahan yang masuk dalam program inklusi.

“Yang kami petakan yakni data disabilitas yang tidak masuk DTKS, tidak terjamin kesehatannya, tidak masuk PKH, tidak memiliki KIA, KIS dan lainnya. Oleh karena itu, kita akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, Disdukcapil dan Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Ibrahim menambahkan, pihaknya juga akan melakukan hearing ke DPRD sebagai perwakilan konstituen, untuk menangani hal ini.

“Agar mereka mengetahui bahwa ada disabilitas di Dapil mereka yang harus diperjuangkan untuk mendapat perhatian,” tandasnya.

BACA JUGA :  Perhelatan Forum KTI ke-8: Inisiatif Lokal untuk Pembangunan Berkelanjutan
spot_img

Headline

Populer