32 C
Makassar
Wednesday, July 24, 2024
HomeDaerahJelang Ramadan, Pemkot Bersama KPPU Pantau Harga Sejumlah Kebutuhan di Pasar

Jelang Ramadan, Pemkot Bersama KPPU Pantau Harga Sejumlah Kebutuhan di Pasar

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota Parepare bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil VI Makassar lakukan pemantauan di Pasar Lakessi, Senin (20/3/2023).

Pemantauan dilakukan ke sejumlah komoditi diantaranya, daging sapi, ayam, telur, beras dan minyak.

Kepala Kanwil VI KPPU Makassar, Hilman Pujana mengatakan, ini merupakan upaya yang dilakukan untuk memantau pergerakan harga, ketersediaan stok dan sekaligus melihat apakah ada kendala distribusi yang terjadi di semua komoditas menjelang Ramadan.

“Dari pantauan tadi, memang ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, seperti ayam, telur, dan bahkan cabai yang mengalami kenaikan sampai 10 ribu rupiah. Cuma memang kalau cabai untuk Sulsel, untuk hasil kajian kami tahun kemarin, ini memang harga di Sulsel tidak hanya memasok untuk Sulsel saja, namun juga di kirim ke Kalimantan timur bahkan Jawa. Jadi memang harga di Sulsel itu terpengaruh oleh permintaan dari luar pulau juga. Jadi memang biasa seperti itu yang terjadi pada komoditas cabe rawit,” paparnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengungkapkan, dari peninjauan yang dilakukan tadi, pihaknya menyampaikan bahwa ada kenaikan.

“Ada yang sedikit melonjak ada yang sudah biasa seperti itu. Kita berharap daya beli masyarakat bisa menjangkau itu semua. Tetapi pemerintah kota melihat sesuatu yang agak emergency selalu melakukan operasi pasar dan pasar murah dalam rangka stabilisasi harga,” tandasnya.

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kota Parepare bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kanwil VI Makassar lakukan pemantauan di Pasar Lakessi, Senin (20/3/2023).

Pemantauan dilakukan ke sejumlah komoditi diantaranya, daging sapi, ayam, telur, beras dan minyak.

Kepala Kanwil VI KPPU Makassar, Hilman Pujana mengatakan, ini merupakan upaya yang dilakukan untuk memantau pergerakan harga, ketersediaan stok dan sekaligus melihat apakah ada kendala distribusi yang terjadi di semua komoditas menjelang Ramadan.

“Dari pantauan tadi, memang ditemukan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, seperti ayam, telur, dan bahkan cabai yang mengalami kenaikan sampai 10 ribu rupiah. Cuma memang kalau cabai untuk Sulsel, untuk hasil kajian kami tahun kemarin, ini memang harga di Sulsel tidak hanya memasok untuk Sulsel saja, namun juga di kirim ke Kalimantan timur bahkan Jawa. Jadi memang harga di Sulsel itu terpengaruh oleh permintaan dari luar pulau juga. Jadi memang biasa seperti itu yang terjadi pada komoditas cabe rawit,” paparnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengungkapkan, dari peninjauan yang dilakukan tadi, pihaknya menyampaikan bahwa ada kenaikan.

“Ada yang sedikit melonjak ada yang sudah biasa seperti itu. Kita berharap daya beli masyarakat bisa menjangkau itu semua. Tetapi pemerintah kota melihat sesuatu yang agak emergency selalu melakukan operasi pasar dan pasar murah dalam rangka stabilisasi harga,” tandasnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img