29 C
Makassar
Senin, Juni 14, 2021
BerandaRagamKandungan Gas Air Mata dan Cara Mudah Mengatasinya

Kandungan Gas Air Mata dan Cara Mudah Mengatasinya

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Hampir di seluruh wilayah Indonesia belakangan ini terjadi aksi demonstrasi oleh Mahasiswa yang barujung bentrok. Tembakan gas air mata salah satu solusi aparat keamanan untuk membubarkan massa.

Meski efeknya membuat mata terasa pedih, umumnya gas air mata ini tidak secara langsung bereaksi dengan permukaan mata kita. Gas ini akan memberikan efeknya sesaat setelah terhirup, lalu bereaksi pada kelenjar air mata.

“Efeknya akan terasa setelah terhirup, bukan langsung di permukaan mata saja. Setelah terhirup, baru bereaksi pada kelenjar air mata jadi terasa pedih hingga mata berair,” kata dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, SpB, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia, dilansir dari detikcom.

Kandungan dari gas air mata sendiri terdiri dari banyak sekali bahan kimia. Kepala Pusat Penelitian Kimia LIPI Agus Haryono ada sejumlah bahan yang terkandung di dalamnya, namun yang terbanyak adalah CS (Chlorobenzylidenemalononitrile).

“Yang paling banyak digunakan adalah gas CS (Chlorobenzylidenemalononitrile),” jelas Agus.

Senyawa CS ini merupakan salah satu bahan yang mengaktifkan reseptor di tubuh dan berhubungan dengan rasa sakit. Selain itu masih banyak senyawa kimia yang terkandung di dalamnya, seperti CR, CN (chloroacetophenone), bromoacetone, xylil bromide, phenacyl bromide, atau semprotan merica.

Selain efek pada mata hingga perih dan berair, gas yang terhirup juga bisa memicu iritasi pada saluran pernapasan hingga dada terasa sesak.

Apabila mata terasa perih saat terpapar gas air mata, langkah pertama adalah menyingkir sejauh mungkin dari lokasi. Selanjutnya, bilas dengan air bersih yang mengalir.

spot_img
spot_img
spot_img
- Advertisment -

Headline