MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Natal yang diperingati setiap tanggal 25 Desember oleh umat Kristiani untuk memperingati hari kelahiran Kristus akan berbeda di tahun ini dibanding peringatan natal sebelumnya.
Hal tersebut sesuai dengan imbauan pemerintah untuk tetap memperketat protokol kesehatan dalam kegiatan apapun termasuk dalam natal pada pada 25 Desember mendatang.
Sebagaimana yang disampaikan pula oleh pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam hal ini Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA), mengimbau tetap mematuhi protokol kesehatan pada saat natal.
“Silahkan natal tapi protokol kesehatan,” kata Nurdi Abdullah,” beberapa waktu lalu.
Nurdin Abdullah pun menyampaikan bahwa natal tahun ini akan dibagi dalam dua bentuk. Pertama yakni yang induk dan kedua adalah melalui virtual.
“Jadi dibagi, ada yang induk dan ada yang virtual. Jadi natal lewat virtual yang induk juga silakan,” jelas NA.
NA menegaskan bahwa diera di seperti sekarang yakni era digital, semuanya bisa secara digital termasuk silaturahmi. Sehingga Nurdin menganjurkan untuk silaturahmi secara virtual.
“Silaturahminya juga dibagi kan sekarang udah era digital malah mempermudah kita kan. Tidak perlu lagi silaturahmi ke rumah-rumah,” tutupnya.



