24 C
Makassar
Kamis, Mei 26, 2022
BerandaNasionalKemendagri Launching Sistem Daring (Online) Layanan Administrasi (Si OLA)

Kemendagri Launching Sistem Daring (Online) Layanan Administrasi (Si OLA)

- Advertisement -

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan meluncurkan Sistem Daring (Online) Layanan Administrasi (Si OLA) yang diresmikan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Hadi Prabowo yang dihadiri juga oleh Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, Deputi Pelayanan Publik Kemenpan dan RB Diah Natalisa, dan Ketua Komisi Informasi Publik Gede Narayana, serta jajaran pejabat di lingkungan Kemendagri di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri, Senin (17/12/2018).

dilansir dari situs resmi Kemendagri, Hadi mengungkapkan pencanangan Si OLA Kemendagri, untuk peningkatan pelayanan publik dan juga upaya percepatan penyederhanaan sistem dan mekanisme bahwa inovasi yang berbasis teknologi informasi ini wajib dan mutlak dilakukan.

“ini wajib dan mutlak dilakukan karena masyarakat dan dinamika lainnya memerlukan transparansi,  waktu yang cepat, kepastian pelayanan, akuntabilitas serta dapat memenuhi harapan publik”, ujarnya.

Lebih lanjut, Hadi juga menyampaikan kaitan untuk urusan perijinan, penataan personil dan kelembagaan  serta perangkat daerah harus masuk dalam sistem yang berbasis online. “Itu harapannya ke depan seperti masukan yang diutarakan Deputi Pencegahan KPK bahwa perlu memasukan dalam Si OLA, yaitu urusan perijinan, penataan personil dan kelembagaan  serta perangkat daerah .

Lebih lanjut, ia juga paparkan begitu besarnya tugas dari Kemendagri yang meliputi Koordinasi, Pembinaan dan Pengawasan (Korbinwas) yang bersifat umum  untuk pemerintah darah yang tertuang dalam Pasal 374 UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah yang meliputi urusan pembagian Urusan Pemerintahan; kelembagaan Daerah, kepegawaian pada Perangkat Daerah, keuangan Daerah, pembangunan Daerah, pelayanan publik di Daerah, kerja sama Daerah, kebijakan Daerah, kepala Daerah dan DPRD, dan bentuk pembinaan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang.

“Kemendagri akan mencanangkan 15 Si OLA untuk layanan administrasi berbasis teknologi informasi momentum awalnya di tanggal 17 Desember 2018 ini supaya daerah juga bisa memanfaatkannya,” ungkap Hadi.

BACA JUGA :  SAPA Kemendagri, Pusat Aduan Soal Pemerintahan

Terkait dari 15 Si OLA ini, baru ada 4, yaitu keuangan daerah kaitannya dengan evaluasi APBD baik APBD Murni, APBD Perubahan dan Evaluasi alokasi anggaran, Perijinan Pelayanan Publik, Pergantian Antar Waktu (PAW), dan  penetapan pejabat negara.

Harapannya dengan Si OLA bisa lebih efektif lagi dalam memberikan pelayanan karena pertama tidak bertatap muka langsung dengan yang memberi pelayanan, kedua, waktunyapun sudah diatur kecepatannya, dan ketiga yang meminta pelayanan mengetahui prosesnya dimana secara transparan sesuai dengan SOP pelayanan Si OLA.

Lebih lanjut, Deputi Pencegahan KPK menambahkan dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Kemendagri.

“Semua yang berbasis teknologi, seperti yang sudah diterapkan  di KPK lebih murah, transparan, ada akses publik yang lebih terbuka. Ia juga mengapresiasi SI OLA yang diinisiasi oleh Kemendagri,” katanya.

(Rahmi Djafar)

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3