25 C
Makassar
Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaHealthKenali Tanda Asam Lambung Naik

Kenali Tanda Asam Lambung Naik

- Advertisement -

 

SULSELEKSPRES.COM – Sebaiknya jangan sepelekan kondisi nyeri dada yang menyebabkan rasa panas atau heartburn yang muncul setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kafein tinggi. Bisa jadi kondisi ini merupakan ciri dari asam lambung naik. Penyakit asam lambung nyatanya sering salah diartikan sebagai penyakit gangguan jantung karena gejala utamanya yang hampir sama, yaitu nyeri pada bagian dada.

Kondisi ini terjadi karena zat asam dari lambung naik menuju kerongkongan. Hal itu kemudian menyebabkan dinding kerongkongan dan juga mulut mengalami iritasi. Saat hal ini terjadi, maka akan muncul sensasi panas atau terbakar pada dada atau heartburn dan rasa tidak nyaman di perut. Kondisi ini akan semakin lebih terasa setelah pengidap mengonsumsi makanan atau berbaring.

Melansir dari American Academy of Allergy Asthma and Immunology, selain heartburn dan asam pada mulut, ada beberapa tanda lain yang menjadi ciri-ciri asam lambung naik, seperti mudah kenyang, lebih sering bersendawa, sakit tenggorokan, mual, muntah, produksi air liur lebih banyak, bau mulut, dan mengalami batuk tanpa dahak.

Namun, jangan khawatir, kondisi ini masih dianggap wajar apabila tidak terjadi selama beberapa hari, terjadi sebanyak 1–2 kali dalam satu bulan, muncul gejala setelah kamu mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak serta setelah mengonsumsi makanan berlemak dan pedas.

GERD dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan. Hal ini menyebabkan gejala terjadi dalam durasi yang panjang, sering muncul, menyebabkan muntah bercampur darah, nyeri hingga ke rahang, dan disertai dengan kondisi sesak napas. Kamu dapat segera lakukan pemeriksaan pada rumah sakit terdekat untuk penanganan keluhan kesehatan yang dialami.

Melemahnya otot bagian kerongkongan nyatanya menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang mengalami penyakit GERD. Pada pengidap asam lambung, otot tidak dapat menutup secara rapat sehingga mengakibatkan asam lambung naik kembali menuju kerongkongan.

BACA JUGA :  Kesulitan Cium Bau Salah Satu Gejala Virus Covid-19

Ada beberapa kondisi yang dapat meningkatkan risiko melemahnya otot pada kerongkongan, seperti kondisi obesitas, usia lanjut, kondisi hamil, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas, alkohol, merokok, bahkan kondisi stres pun dapat menyebabkan otot kerongkongan tidak bekerja secara maksimal.

Tidak hanya gaya hidup dan pola makan saja, nyatanya asam lambung naik juga dapat disebabkan oleh adanya beberapa penyakit, seperti gastroparesis, scleroderma, hingga hernia hiatus.

Untuk mencegah risiko penyakit ini, terapkan gaya hidup sehat setiap hari. Konsumsi makanan yang tidak memicu sakit pada tenggorokan dan lengkapi asupan nutrisi dengan suplemen tambahan. Sumber: halodoc.com

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7