25 C
Makassar
Jumat, April 23, 2021
BerandaPolitikKetua PAN Hamzah Hamid Dampingi Ije Kembalikan Formulir di PKS

Ketua PAN Hamzah Hamid Dampingi Ije Kembalikan Formulir di PKS

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Makassar,Hamzah Hamid, turut mendampingi Muhammad Iqbal Djalil mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon walikota Makassar di Sekretariat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Makassar, Jalan Abdullah Dg Sirua, Rabu (9/10/2019).

Selain Hamzah Hamid, turut hadir pula mantan legislator DPRD Makassar, yakni Shinta Masita Molina dan Jufri Pabe. Iqbal Djalil juga diantar oleh sejumlah ulama dan tokoh organisasi kemasyarakatan. Tampak pula hadir ibunda Iqbal Djalil, Khaeriah Abdul abbar.

Hamzah Hamid mengatakan, dirinya hadir menemani Ustadz Ije (sapaan akrab iqbal Djalil) mengembalikan formulir ke PKS, merupakan bentuk dukungannya pada Ketua Yayasan Buqatun Mubarakah yang memiliki ikhtiar maju di Pilwalkot Makassar 2020 mendatang.

“Ini merupakan bentuk dukungan saya kepada saudara sekaligus sahabat  di DPRD Kota Makassar selama kurang lebih 10 tahun,” kata Hamzah Hamid.

Sementara itu, Iqbal Djalil menegaskan dirinya telah mantap untuk melangkah maju di Pilwalkot Makassar 2020. Dia berharap agar PKS dapat menjadi bagian penting dari dirinya untuk ikut kontestasi politik.

“Saya adalah kader PKS, duduk dua periode di DPRD Makassar dari PKS dan berharap mendapat dukungan penuh dari PKS untuk maju di kontestasi Pilwalkot Makassar,” ungkap mantan Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Makassar ini.

Iqbal Djalil menuturkan, dirinya memajukan pengembalian formulir, dari semula rencananya dilakukan tanggal (12/10/2019).

“Tanggal 9, jam 09.00 kami pilih, karena di tim kami, ada namanya tim 9, kemudian ada tim Asmaul Husna 99, mudah-mudahan  ini membawa keberkahan,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPD II PKS Makassar Anwar Farouq menyatakan pihaknya akan segera melakukan  survei terhadap bakal calon wali kota Makassar.

“Rencananya survei akan digelar pada (14/10-14/11/2019) mendatang. Kemudian akan dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan calon pada (1-7/12/2019),” pungkasnya.

Penulis : Widyawan Setiadi

- Advertisment -

Headline