29.8 C
Makassar
Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaParlemanKomisi E DPRD Sulsel dan Jamaah 'Borongi' Abu Tour

Komisi E DPRD Sulsel dan Jamaah ‘Borongi’ Abu Tour

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) dan perwakilan jamaah umroh ‘borongi’ trevel Abutour.

Trevel keberangkatan jamaah umroh nasional yang berpusat di Sulsel ini, bukan hanya satu kali dipanggil di DPRD Sulsel untuk memberikan kejelasan mengenai keberangkatan jamaah umroh.

BACA: Komisi A DPRD Sulsel Panggil OPD Mitranya

Namun hingga panggilan ke lima kali atau pada hari Selasa (23/1/2018), pihak Abu Tour belum memberikan kejelasan mengenai nasib para jamaah umroh tersebut.

Belum lagi jammah dari bulan Desember 2017 lalu hingga hari ini sudah berjumlah 16 ribu orang jamaah umroh.

Hal tersebut disampaikan diungkapkan anggota Komisi E DPRD Sulsel Irfan AB. Dia menegaskan bila sampai hari ini trevel Abu Tour tidak memberikan kejelasan terhadap jamaah yang tertunda keberangkatannya mulai tahun lalu 2017 hingga bulan ini Januari 2018.

BACA: H. Alimuddin Sosialisasi Perda Tentang Kesehatan Gratis di Jeneponto

“Perlu ada penegasan kepada kita semua supaya ada di sini tentang langkah kepastian dari Abu Tour,” tegas politisi PAN Sulsel ini, saat rapat bersama pihat Abu Tour, di Kantor DPRD Sulsel, Jalan Sumoharjo Makassar, Selasa (23/1/2018).

Politisi partai besutan Amin Rais itu, tidak berhenti sampai disitu saja, sebab katanya harusnya ada kesepakatan baik antara Komisi E DPRD Sulsel maupun kepada jamaah umroh tetang kepastian calon jamaah umroh.

anggota Komisi E DPRD Sulsel, Irfan AB.

“Mungkin perlu ada kesepakatan juga untuk jamaah supaya tidak ada korban lagi selanjutnya. Jangan sampai ada timbul masalah baru yang lain,” ujarnya.

Ditempat yang sama anggota Komisi E DPRD Sulsel Rusni Kasman, menegaskan hal yang sama mengenai nasib keberangkatan jamaah umroh.

“Harus ada kepastian untuk keberangkatan jamaah umroh ini. Saya ini adalah wakil rakyat, saya tahu bagaimana masyarakat dibawah, apalagi di Bone dapil saya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Nur Kusuma Tahan SK PAW Faradilla di DPRD Sulsel

Untuk diketahui rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi E DPRD Sulsel Kadir Halid dan Sekretaris Komisi E DPRD Sulsel Marjono, di lantai 2 Gedung Tower DPRD Sulsel.

Penulis: Abdul Latif

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3