27 C
Makassar
Sabtu, Oktober 1, 2022
BerandaHeadlineKontroversi Kamaruddin: Sebut Dirut PT Taspen Banyak Simpanan, Disembah SBY

Kontroversi Kamaruddin: Sebut Dirut PT Taspen Banyak Simpanan, Disembah SBY

Penulis(*)
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Nama Kamaruddin Simanjuntak banyak mendapat perhatian publik sejak menjadi pengacara keluarga Brigadir J.

Ditengah ketenaran lantaran keberaniannya berbicara terbuka, Kamaruddin kembali membuat heboh lewat sebuah video. Dimana dirinya membuat pernyataan yang terbilang kontroversial.

Kamaruddin menuding direktur utama PT Taspen, ANS Kosasih memiliki banyak simpanan wanita tanpa dia nikahi. Termasuk menitipkan uang Rp300 triliun kepada wanita simpanannya.

BACA JUGA :  Surati SBY dan AHY, IAS Bicara Siri' dan Singgung Rel Demokrasi Partai Demokrat

“Ini saya kasih tahu nih, kasih tahu KPK seorang Dirut BUMN mengelola Rp 300 triliun, disuruh atau atas inisiatif sendiri memacari berbagai wanita. Selanjutnya wanita ini ditaruh di apartemen, salah satunya di residance Jakarta Barat, itu bintang 7. Wanita ini dititipi uang dengan cara uang yang Rp 300 triliun diinvestasikan, lalu ada cashback, cashback-nya diinvestasikan,” kata Kamaruddin dalam video viral itu.

“Si perempuan-perempuan ini yang tidak secara resmi, atau dinikahi, secara gaib ini, kayanya wanita-wanita ini bisa transaksi Rp 200 juta per hari. Entah uang dari mana, saya nggak ngerti kalian kasih berapa gaji dirut BUMN itu. Namanya PT Taspen,” imbuhnya.

Tak berhenti disitu, dalam video lain dirinya juga berbicara dengan menyinggung nama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dia mengatakan kalau SBY pernah mengutus jendral bintang 3 menemuinya. Peristiwa ini disebutnya terjadi pada 2011 lalu pada sebuah hotel.

BACA JUGA :  Disindir Tak Pernah Kritik SBY, Begini Jawaban Rocky Gerung

“Dia bertindak untuk atas nama presiden, sujud menyembah saya,” imbuhnya.

Sang jendral, kata Kamaruddin, menyembah dirinya dan memohon untuk tidak menyebut nama presiden dalam pusaran kasus korupsi yang dia bongkar. Kamaruddin Simanjuntak mengaku juga diiming-imingi jabatan hingga uang.

“Dia bilang ini bahasa Batak-nya begini, sampulu jari jari, pa sapulu sadahon simanjujung, artinya sebelas jari kanan kiri tambah satu kepala sujud menyembah, tolong jangan sebut-sebut namanya. Minta jabatan apa, minta uang apa kek begitu ya. Jadi Andi Arief tidak ada di situ,” ujarnya.

Dilaporkan ke Polisi

Pernyataan kontroversi ini kemudian mendapat reaksi balasan. Partai Demokrat memberikan somasi atas pernyataan kalau SBY menyembah dirinya.

Adapun Direktur Utama PT Taspen, ANS Kosasih akan melaporkan Komarudin Simanjuntak ke kepolisian.

BACA JUGA :  Singgung Pilihan Politik Ani Yudhoyono, Prabowo Disebut Kurang Sensitif 

Kosasih melalui kuasa hukumnya berencana melaporkan Komarudin karena dianggap adanya unsur pidana yang dilanggar.

“Kami sebagai tim kuasa hukum atas permasalahan ini akan mengambil langkah hukum untuk melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian sebab kami menduga ada perbuatan pidana yakni melanggar Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE,” kata Duke dalam keterangan pers tertulis, Minggu (28/8/2022) dilansir dari detik.com.

(*)

spot_img

Headline