31 C
Makassar
Senin, September 26, 2022
BerandaNasionalKPK Dalami Peran Plt Dirut PLN Soal Dugaan Suap Proyek PLTU Riau-1

KPK Dalami Peran Plt Dirut PLN Soal Dugaan Suap Proyek PLTU Riau-1

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja usai, memeriksa Plt Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Muhammad Ali dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang juga Dirut PLN nonaktif, Sofyan Basir.

Dilansir dari CNNIndonesia, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihak penyidik dalam pemeriksaan hari ini menggali lebih dalam soal peran Sofyan semasa masih aktif sebagai Dirut PLN.

Kata dia, Penyidik KPK juga mendalami soal mekanisme atau prosedur kerja sama PLN dengan pihak swasta dalam suatu proyek.

“Didalami bagaimana sebenarnya SOP atau aturan-aturan internal yang berlaku di PLN terkait misalnya bagaimana proses kontrak kerja dengan pihak lain, investasi dan juga kegiatan-kegiatan lain,” kata Febri di gedung Merah Putih KPK, dikutip CNNIndonesia, Selasa (7/5/2019).

Sementara itu, saat keluar Ali mengaku dimintai keterangan terkait status Sofyan sebagai tersangka serta tentang tupoksi jabatan Dirut PLN.

“Nah saya ditanya sebagai kapasitasnya sebagai direktur Human Capital Management tentang pengetahuannya tentang Riau-1, semuanya sudah saya jelaskan. Tadi ada 18 pertanyaan,” ujar Ali usai pemeriksaan.

Terkait pertemuan Sofyan dengan pengusaha Johannes B Kotjo dan Eni Maulani Siragih serta perintah Sofyan kepada Kotjo terkait proyek tersebut, ia akui tidak ditanyakan oleh penyidik. Namun Ali enggan membeberkan lebih jauh soal pemeriksaan kali ini.

“Hal tersebut [pertemuan] tidak ditanyakan dan itu tentunya sudah menyangkut materi pemeriksaan sebaiknya ditanyakan kepada penyidik,” ujarnya.

Penulis: Agus Mawan

spot_img

Headline