BONE, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone melaksanakan simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara, bertempat di Lapangan Kantor Islamic Center Bone, Jl. Gatot Subroto, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kota Watampone, Senin (25/03/2019) kemarin.
Giat simulasi ini untuk memantapkan persiapan jelang Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 untuk memilih Presiden dan Wapres RI, Legislatif RI, Legislatif Provinsi dan kabupaten/kota serta DPD.
BACA: KPU Bone Bekali Relasinya Sosialisasi PKPU Terkait Tatacara Pencoblosan
Komisioner KPU Divisi Teknis Nasruddin Zaelani mengatakan, ini dilakukan sebagai upaya untuk pematangan petugas dalam melaksanakan rekapitulasi nantinya.
“Tujuannya untuk mengukur kualitas penyelenggara usai menjalani bimbingan teknis (bimtek) pemungutan dan penghitungan suara beberapa hari yang lalu,” kata Nasaruddin kepada sulselekspres.com, Selasa (26/03).
Nasruddin juga melaporkan kendala yang dihadapi KPU jelang Pemilu 2019.
“Salah satunya itu kendalanya saat ini belum cairnya anggaran Bimtek dari KPU RI untuk penyelenggara tingkat bawah, terpaksa mereka menggunakan dana pribadi sementara,” tambah Nasaruddin.
Nasruddin bahkan curhat dihadapan Wakil Bupati (Wabup) Bone dan unsur Forkopimda Kabupaten Bone, menyampaikan beberapa hal kendala yang dialami KPU Kabupaten Bone saat ini.
BACA: KPUD Bone Gelar Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu
“Sampai saat ini belum ada logistik pemilu yang terdistribusi serta kertas suara masih banyak yang belum terlipat. Hal itu disebabkan beberapa hal, seperti kotak suara karena masih ada beberapa PPK di kecamatan yang belum memiliki penampungan/gudang kotak suara,”ungkapnya.
Menurut Nasaruddin terkait kertas suara, biaya pelipatannya sangat murah dan tidak ditanggung konsumsi sehingga banyak pelipat kertas suara yang memilih berhenti karena merasa rugi.
“Selain itu, anggaran/dana dari Pusat belum terkucurkan saat ini, sementara banyak kegiatan yang akan dilaksanakan seperti sosialisasi dan simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang rencananya akan dilaksanakan di semua kecamatan di Kabupaten Bone. Mohon pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone memberikan solusi dan diharapkan bantuannya untuk membantu mengatasi hal-hal tersebut,”ungkap Atho.
Sementara itu Wakil Bupati Bone H.Ambo Dalle menanggapi kendala yang dihadapi oleh KPU selaku penyelenggaraan pemilu.
“Pemkab Bone sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyukseskan Pemilu, namun tidak boleh membantu dalam bentuk uang tetapi makanan. Jadi terkait pelipatan surat suara kita akan bantu makanan. Kemudian terkait penyimpanan logistik akan dikomunikasikan semua dengan camat”kata Ketua DPD Harian Golkar Bone ini.
Selain itu, Wakil Bupati Bone juga mendukung penuh kegiatan yang dilaksanakan oleh KPU Bone
Diketahui, simulasi ini dihadiri 135 PPK dari 27 kecamatan se-Kabupaten Bone serta instansi terkait lainnya untuk jumlah pemilih atau wajib pilih yang terdaftar di Kabupaten Bone berjumlah 543.328 orang dan TPS sebanyak 2.235.



