24 C
Makassar
Rabu, Desember 1, 2021
BerandaNasionalKritik Mahfud MD Nonton Ikatan Cinta, Tokoh NU: Tak Punya Empati dan...

Kritik Mahfud MD Nonton Ikatan Cinta, Tokoh NU: Tak Punya Empati dan Rasa Malu

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Tokoh Nahdatul Ulama (NU),  Umar Hasibuan alias Gus Umar ikut memberikan kritik keras terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang mengaku menonton sinetron Ikatan Cinta selama PPKM Darurat.

Menurutnya, cuitan demikian saat masa krisis memperlihatkan dirinya tidak memiliki empati. Dia menyebut kalau diluar negeri pejabat seperti ini sudah pasti akan malu dan mundur dari jabatannya.

“Sungguh kalau di luar negeri menteri spt ini pasti mengundurkan diri krn tak punya empati,” kata Gus Umar melalui akun Twitternya, (16/7/2021).

BACA JUGA :  Menteri Johnny Sebut Independensi Jurnalis Jadi Pilar Penting

Gus Umar mengaku heran dengan hilangnya rasa malu dan sifat cuek ditengah kesusahan masyarakat seperti saat ini. Belum lagi dengan korban jiwa akibat pandemi Covid-19.

“Sayang diindonesia  menteri spt ini Gak punya rasa malu lagi. Dia Cuek lihat puluhan ribu rakyat mati.” tambahnya.

Dalam cuitan lain, Gus Umar menyebut Mahfud MD sudah tidak memiliki hati.

“Model pejabat yg Gak punya empati. Disaat orang lagi berjuang hidup akibat kena covid. Dia malah asyik nonton sinetron. Asli Gak punya hati,” tulisnya.

https://twitter.com/UmarChelsea_75/status/1415833487282634755?s=19

Sebelumnya, Mahfud mengaku memiliki kesempatan menonton sinetron Ikatan Cinta selama PPKM Darurat di Jawa-Bali. Dia juga menyinggung soal penerapan hukum dalam sinetron tersebut.

“PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter. Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat.” tulis Mahfud dalam cuitannya.

(*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.284,0
EUR
16.394,6
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.430,4
SGD
10.543,3