28 C
Makassar
Sabtu, Januari 22, 2022
BerandaNasionalRocky Gerung: PPKM Artinya Plonga Plongo Kagak Mikir

Rocky Gerung: PPKM Artinya Plonga Plongo Kagak Mikir

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Rocky Gerung terus melancarkan kritik terhadap pemerintah yang dia nilai gagal mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Terbaru, Rocky menyindir dengan mengubah singkatan PPKM Darurat. Dimana PPKM tidak lagi dia artikan sebagai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, tapi Plonga Plongo Kagak Mikir.

“PPKM artinya Plonga Plongo Kagak Mikir,” kata Rocky Gerung melalui channel Youtube Rocky Gerung Official, (16/7/2021).

Baca: Kala Rocky Gerung Tak Berani Ucapkan ‘Dungu’ Kepada Budiman Sudjatmiko

Singkatan berbau sindiran ini disampaikan Rocky saat mengomentari cuitan Menko Polhukam, Mahfud MD yang mengaku menonton sinetron Ikatan Cinta ditengah masa PPKM.

“Daripada Plonga Plongo Kagak mikir mending nonton sinetron. Kira-kira itu pesan emak-emak, ini emak-emak loh,” ujar Rocky tertawa.

Rocky sendiri menganggap kalau cuitan Mahfud tersebut adalah curhat kalau dirinya tidak lagi dilibatkan Presiden Jokowi dalam penanganan Covid-19.

Baca: Rocky Gerung: Pak Mahfud ODGJ, Orang Dengan Gagal Jabatan

“Karena soal Covid yang seharusnya aspek kemanan dan politiknya tinggi, diserahkan kepada Menteri Kordinator Ekonomi Investasi. Jadi Mahfud sebetulnya mau curhat,” ujar dia.

Mahfud, kata Rocky, memiliki jabatan tapi tidak dilibatkan sehingga memilih ikut kegiatan emak-emak nonton sinetron.

Dalam ulasannya, Rocky juga menyebut Mahfud dengan istilah ODGJ.

“Saya pro Pak Mahfud bahwa dia mengalami ODGJ, orang dengan gagal jabatan.” pungkasnya.

Baca: Ali Ngabalin Doakan Rocky Gerung Dapat Hidayah

BACA JUGA :  Rocky Gerung Bicara Soal ILC dan Karni Ilyas yang Cuti

Seperti banyak diberitakan, cuitan Mahfud di media sosial kalau dia menonton sinetron Ikatan Cinta menuai banyak kritik. Dia dianggap kehilangan empati karena nonton sinetron ditengah rakyat lagi kesusahan.

(*)

BACA JUGA
Penulis(*)

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6