27 C
Makassar
Selasa, Januari 18, 2022
BerandaNasionalKritik Tawaran Asuransi ke BPJS, Said Didu: Mau Jadi Negara Bagian China?

Kritik Tawaran Asuransi ke BPJS, Said Didu: Mau Jadi Negara Bagian China?

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu, mengkritik wacana pelibatan bantuan perusahaan asuransi asal China, Ping An Insurance untuk memperbaiki sistem informasi dan teknologi (IT) milik Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Said Didu mengatakan, peserta BPJS lebih dari 200 juta atau hampir seluruh penduduk Indonesia. Dia mengaku heran setiap masalah diserahkan kepada China.

“Jika IT BPJS kesehatan diserahkan ke China artinya data pribadi dan data dasar kemampuan ekonomi hampir seluruh penduduk Indonesia diserahkan ke mereka. Mau jadi negara bagian China?,” kata Said Didu dikutip dari akun Twitter pribadinya, Minggu, (25/8/2019).

Wacana pelibatan perusahaan asal China ini bermula dari komentar Lubut Binjar Pandjaitan yang menyebut kalau Ping An menawarkan bantuan untuk mengevaluasi sistem IT BPJS Kesehatan. Pemerintah mempertimbangkan proposal tersebut lantaran Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi idris juga melihat banyak permasalahan yang seharusnya bisa dibenahi melalui perbaikan sistem teknologi.

“Apapun masalah yg dihadapi solusinya adalah serahkan ke China.
Itulah resep tunggal pak Menko,” sindir Said Didu.

(*)

BACA JUGA :  Muannas Minta Jokowi Jadikan Jerinx Duta Vaksin Covid-19
BACA JUGA

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6