31 C
Makassar
Senin, September 26, 2022
BerandaParlemanMahasiswa Peduli Rakyat Sampaikan Aspirasi di DPRD Makassar

Mahasiswa Peduli Rakyat Sampaikan Aspirasi di DPRD Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ketua Komisi D DPRD Makassar Wahab Tahir menerima aspirasi Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat di Ruang Aspirasi DPRD Makassar, Senin (11/10/2021).

Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Makassar dengan membawa tiga persiapan. Diantaranya, meminta Dinas Lingkungan Hidup Makassar untuk menunjukan izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) Apartemen Royal yang terletak di Jalan Topas Raya.

Selain itu mereka juga meminta Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Makssar untuk mempublish izin layak huni yang belum terbit tetapi Apartemen Royal telah memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Bahkan Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat menduga telah terjadi kongkalikong antara pihak apartemen dengan berbagai instansi-instansi di Kota Makassar.

Wahab Tahir mengatakan, apa yang disampaikan oleh Mahasiswa harus ditindaklanjuti.

“Karena dalam pengelolaan pemerintahan, data harus akuntabel. Karena data yang akuntabel berhak dipublikasi karena data bukan rahasia negara yang mereka minta,” katanya.

“Maka Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tata Ruang harus menyampaikan kepada publik terhadap seluruh dukumen yang didukung oleh Royal Apartemen sehingga tidak menimbulkan bias kemana-mana,” bebernya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Makassar itu mengatakan, keluhan Mahasiswa ini tidak lain karena adanya pertanyaan dari masyarakat terkait pembangunan Apartemen Royal yang terlupakan tidak jelas.

“Ini kan masyarakat bertanya. Mengapa ada bangunan tinggi Royal Apartemen tidak jelas dokumen lingkungannya dan tiba-tiba beroperasi. Akhirnya mereka bertanya,” bebernya.

Dalam waktu dekat, kata dia, ia akan melakukan koordinasi dengan Komisi C untuk ditindaklanjuti melalui rapat dengar pendapat (RDP).

“Dalam waktu dekat kita akan menggelar rapat dengar pendapat, sehingga ada tanggung jawab kita kepada publik. Saya berharap minggu ini. Karena ini tidak boleh didiamkan. Jika memang melanggar langsung segel,” jelasnya.

BACA JUGA :  Dewan Makassar Harap Bagian Kesra Sharing Soal Pendataan Guru Mengaji Penerima Insentif

“Boleh jadi juga ada yang beres. Solusi ketiga, saya serahkan kepada petugas polisi dan kejaksaan untuk melakukan penyelidikan. jika memang ada pejabat yang terlibat,”.

spot_img

Headline