25.3 C
Makassar
Saturday, June 20, 2026
HomeEdukasiMahasiswa Unhas Dibubarkan Paksa saat Bagi-bagi Selebaran

Mahasiswa Unhas Dibubarkan Paksa saat Bagi-bagi Selebaran

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Niat ingin bagi-bagi selebaran pada acara Penerimaan dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara (P2KBN), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Federasi Mahasiswa (FM) Universitas Hasanuddin (Unhas) malah dibubarkan paksa oleh pihak keamanan di Depan Gedung Olahraga Unhas, Kamis (8/8/2019).

Rahmat, selaku sekjen FM tidak menerima tindakan pihak keamanan yang membubarkan aktivitas bagi-bagi selebaran mereka. Sebab, kata Rahmat, mereka sama sekali tak mengganggu kegiatan. Mereka pun tak membawa pengeras suara, hanya bagi selebaran.

“Kami cuma bagi-bagi selebaran, tidak bermaksud untuk mengganggu, kami cuma kampanye bagaimana kondisi kampus,” jelasnya.

Rahmat mengatakan, sewaktu mereka baru saja tiba di lokasi, pihak keamanan langsung mencegah dan mengerumuni mereka.

Mereka pun, kata Rahmat, tak jua membentangkan spanduk sama sekali, malah spanduk langsung dirampas lebih dulu oleh Satpam.

“Spanduk belum dibentangkan sudah diambil, Satpam langsung panggil anggotanya, Satpam bilang ‘apa ini apa ini, apa kau bikin di sini’,” kesal Rahmat.

Setelah cekcok dengan Satpam, Wakil Rektor (WR) III, Arsunan Arsin ditemani beberapa Wakil Dekan menemui mereka. Namun, kata Rahmat, para petinggi pejabat pun juga meminta mereka untuk bubar.

“Jangan ko dulu ganggu ini, sebentar kita bicara, mengganggu acara,” ucap Rahmat menirukan bentakan WR III.

Atas pembubaran itu, satu buah spanduk dan selebaran yang mereka bawa dirampas pihak Satpam.

Dalam selebaran ‘Kuliah di Unhas itu berat’, tertulis beberapa permasalahan yang dinilai mewujudkan wajah kampus yang otoriter. FM pun terus menolak PTBN-BH, PR-Ormawa, BEM-U, dan Komersialisasi Pendidikan.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img