25 C
Makassar
Senin, Juli 4, 2022
BerandaPolitikMasifkan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, KPU Makassar Rekrut Relawan Demokrasi

Masifkan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, KPU Makassar Rekrut Relawan Demokrasi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Makassar membuka pendaftaran calon relawan demokrasi. Perekrutan ini dilakukan untuk memastikan proses sosialisasi dan pendidikan pemilih bisa berjalan dengan maksimal.

Menurut keterangan Komisioner KPU kota Makassar divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, Endang Sari, para relawan demokrasi nantinya akan menjadi mitra kerja KPU Makassar dalam mensukseskan berjalannya Pilwali Makassar 2020 ini.

“Kita rekrut relawan demokrasi ini untuk memastikan semua sosialisasi dan pendidikan pemilih itu bisa berjalan dengan maksimal. Jadi relawan demokrasi ini bakal jadi mitra kerja KPU,” ujar Endang kepada Sulselekspres.com, Sabtu (4/7/2020).

Untuk waktu pendaftaran sendiri, Endang mengatakan akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung sejak bulan Juli sampai September, kemudian gelombang kedua pada bulan Oktober hingga hari pemilihan tiba.

“Jadi perekrutannya kita bagi jadi dua gelombang, gelombang pertama itu bulan Juli ini sampai September. Kemudian gelombang kedua pada Oktober sampai pemilihan tiba,” terang Endang.

Lebih jauh Endang mengatakan, jumlah relawan demokrasi yang dibutuhkan sebanyak 25 orang untuk masing-masing gelombang, dengan kategori usia 17 tahun hingga 50 tahun.

Tetapi khusus untuk relawan pemilih pemula, relawan yang diterima hanya mereka yang berusia antara 17 tahun hingga 25 tahun saja. Untuk yang lainnya, usia relawan bisa sampai 50 tahun.

“Kita rekrut 25 relawan setiap gelombang. Usianya itu antara 17 sampai 50 tahun. Tapi khusus untuk pemilih pemula, usianya itu maksimal 25 tahun saja, selebihnya sampai 50 tahun,” jelas Endang.

Untuk basis relawan sendiri, KPU memetakkan menjadi 10 basis, yaitu basis keluarga, basis pemilih pemula, basis pemilih muda, basis pemilih perempuan, basis pemilih penyandang disabilitas, basis pemilih berkebutuhan khusus, basis pemilih marginal, basis komunitas, basis gama, dan basis warga internet.

spot_img
spot_img

Headline