26 C
Makassar
Minggu, November 29, 2020
Beranda Daerah Melalui Perda Perlindungan Perawat, SYT Harap Perawat Tingkatkan Profesionlisme

Melalui Perda Perlindungan Perawat, SYT Harap Perawat Tingkatkan Profesionlisme

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Anggota DPRD Kota Parepare dari Partai NasDem, Suyuti (SYT) menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Kota Parepare Nomor Perlindungan Perawat, di Cafe Alya, Sabtu (21/11/2020).

SYT mengatakan, saat ini Perawat memiliki peranan yang cukup besar di rumah sakit atau difasilitas kesehatan lainnya, sehingga keselamatan dan kesejahteraannya harus diperhatikan.

“Saat ini perawat merupakan profesi yang berdiri sendiri. Oleh karena itu, perawat betul-betul harus mendapatkan perlindungan karena menjadi salah satu ujung tombak dalam pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi II ini juga berharap, dengan adanya Perda ini, pemberdayaan terhadap Perawat dapat lebih dimaksimalkan, dan Perawat juga dapat meningkatkan.

“Perawat saat ini sudah berkompeten sehingga diharapkan pula dengan adanya Perda ini Perawat dapat memaksimalkan kewajibannya dengan meningkatkan pelayanan kepada pasien,” harapnya.

Sementara, salah seorang Perawat di RSUD Andi Makkasau, Arfah memaparkan, dulu Perawat tidak terlalu diberdayakan, sehingga Perawat terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi dan spesialisasi. Terlebih, katanya, proses untuk menjadi Perawat yang bekerja difasilitas kesehatan, tidak mudah dan harus melalui proses yakni Perawat Vokasi pendidikan 3 tahun, Perawar Profesi pendidikan 4 tahun, Uji Kompetensi untuk STR dan STRP, serta sebelum masuk bekerja harus diuji kembali.

“Perawat yang akan melayani juga tidak diragukan lagi kapasitas dan kualitasnya, karena dalam Perda ini dijelaskan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum masuk,” terangnya.

Ke depan, tambah dia, diharapkan terbuka praktik-praktik keperawatan, dan untuk evaluasi pelayanan, akan dibuka kotak saran diseluruh puskesmas yang diperuntukkan bagi Perawat.

“Dengan Perda ini, kami bangkit, dan yakin ke depannya dapat menjadi lebih baik,” tandasnya.

Sosialisasi tersebut digelar dengan menerapkan protokol kesehatan, peserta mencuci tangan, diukur suhu tubuhnya dan duduk dengan menjaga jarak.

PenulisLuki Amima

Headline

APBD 2021 Defisit Sekitar Rp1 Triliun, Begini Penjelasan Pemprov

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Laporan akhir Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap nota keuangan dan Rancangan Peratutan Daerah (Ranperda)...

NA: Januari Sekolah Dibuka, Para Guru Akan Diswab Massal

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA), menegaskan bahwa sekolah akan kembali di buka pada Januari 2021 mendatang. Untuk menjamin bahwa semuanya...

Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Unimerz Jalani Assesmen Lapangan Via Daring

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Megarezky (Unimerz) menjalani assesman lapangan secara daring. Adanya wabah Covid...

Iman Melawan Pandemi

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Malam itu, Rabu (11/11/2020), cuaca cukup cerah. Kerlip cahaya bintang terlihat jelas di langit Makassar, meski tidak seterang sorot lampu Anjungan...