24 C
Makassar
Rabu, Januari 19, 2022
BerandaHeadlineMuannas Alaidid Ingatkan Babe Aldo Tidak Merasa Kebal Hukum

Muannas Alaidid Ingatkan Babe Aldo Tidak Merasa Kebal Hukum

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Pendiri Cyber Indonesia, Muannas Alaidid mengingatkan pegiat media sosial Babe Aldo untuk tidak merasa kebal hukum.

Hal itu terkait dengan pernyataan Babe Aldo terkait vaksin Covid-19 dan Kementrian Kesehatan sebagai sarang mafia. Babe Aldo disebutnya tidak sedang menyampaikan kritik tapi menyebarkan berita bohong.

“Kurang piknik Aldo ini, mesti ditindak jgn merasa kebal hukum apa yg disampaikan dia bkn kritik tapi berita bohong,” kata Muannas melalui media sosialnya, (14/1/2022).

Dia menganggap kalau apa yang disampaikan Babe Aldo mirip dengan dr Lois. “Ini kasus Ke-2 stlh dulu dg dokter lois dlm kontennya hasut awam jg Sebut C19 tdk ada.” katanya.

BACA JUGA :  Suap APBD Malang, KPK Periksa 11 Anggota DPRD

Sebelumnya, Babe Aldo memimpin demonstrasi massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat di depan gedung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dalam aksinya Babe Aldo mengatakan bahwa Kemenkes adalah sarang mafia.

“Ini informasi penting buat rakyat Indonesia. Sebarkan ke semua medsos kalian. Kalian berhak menolak pemaksaan vaksin. Kenapa? Karena Kemenkes tidak berani berdiskusi dengan kami rakyat Indonesia,” kata Babe Aldo dilansir dari Arrahmahnews.

Babe Aldo menantang semua pihak, termasuk Kemenkes untuk melaporkan dirinya. Dengan tegas, dia mengatakan bahwa Kemenkes bermain bisnis vaksin.

BACA JUGA :  Mempertaruhkan Nyawa, Petugas KPPS Digaji Rp 500 ribu Sebulan

“Dan saya menantang semua pihak, baik Kemenkes atau orang-orang yang menjadi endorsers vaksin, laporin gue! Kalau kalian nggak laporin gue, gue bakal bikin laporan buat diri gue sendiri. Bahwasannya Kemenkes bermain dengan bisnis rakyat Indonesia dengan vaksin”, ujar dia.

Lebih lanjut, Babe Aldo pun menyatakan bahwa Kemenkes sedang menargetkan anak-anak untuk divaksin. Dia lantas meminta para orang tua untuk menjaga anak-anaknya.

“Tingkat kesembuhan anak Indonesia dari penyakit yang disebut Covid-19, 99 persen lebih. Dan itu tidak boleh ada pemaksaan vaksin. Itu yang kita kejar, ternyata mereka (Kemenkes) bersembunyi. Jadi mereka memang sedang menargetkan anak-anak kalian. Jaga anak-anak kalian,” pungkasnya.

(*)

BACA JUGA

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6