24 C
Makassar
Rabu, Desember 1, 2021
BerandaNasionalSaid Didu Sindir Jokowi Marah, Muannas: Sakit Hati Tidak Kebagian Kekuasaan

Said Didu Sindir Jokowi Marah, Muannas: Sakit Hati Tidak Kebagian Kekuasaan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Mantan sekertaris BUMN, Muhammad Said Didu menyindir kemarahan Presiden Jokowi saat mengkritik kinerja mentri di kabinet pemerintahannya.

Dengan kalimat sarkas, Said Didu berharap tidak ada mentri yang melaporkan Jokowi karena mengkritik. Sentilan Said Didu ini merujuk pada kasus hukumnya. Dimana dia dipolisikan usai mengkritik Luhut Binsar Pandjaitan.

Semoga tdk ada Menteri melaporkan pak Jokowi ke polisi krn mengeritik kinerja Menteri. Itu saja,” tulis Said Didu diakun media sosialnya dilihat, (1/7/2020).

Sindiran Said Didu ini kemudian direspon advokat sekaligus kader PSI Muannas Alaidid. Dia menyebut kalau kritik tidak dilarang namun hoax dan pencemaran nama baik bisa dijerat hukum.

Baca: Said Didu Didampingi Ratusan Pengacara, Muannas: Buat Apa Kalau Ngumpet

Muannas sendiri menganggap kalau pernyataan Said Didu terkait Luhut beberapa waktu lalu bukanlah kritik, tapi pencemaran nama baik.

Menurut Muannas, saat ini lagi tren orang menyebarkan berita bohong tapi berlindung dibalik kritik.

Baca: Pakar Klaim Pembakar Bendera PDIP Tak Bisa Dipidana, Muannas: Sesat

“Mana ada kritik dilarang, yg dijerat proses hukum itu hoax & pencemaran nama baik, motifnya sakit hati karena gak lagi kebagian kekuasaan, persis seperti yg anda lakukan, hari ini sdg trend menyebarkan berita bohong, terus playingvictim kemudian berlindung dibalik kritik,” pungkas Muannas.

Diketahui, kemarahan Presiden Jokowi ini terjadi pada sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/6/2020) lalu. Video marah dan kejengkelan Presiden ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2020).

BACA JUGA :  Chusnul: Mereka Bebas Hina Presiden, Tapi Kita Dilarang Membela

(*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.284,0
EUR
16.394,6
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.430,4
SGD
10.543,3