24 C
Makassar
Rabu, Oktober 27, 2021
BerandaRagamNasir Rurung Gelar Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah

Nasir Rurung Gelar Sosialisasi Perda Pengelolaan Sampah

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dari fraksi Nurani Indonesia Bangkit, Nasir Rurung, menggelar sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2011Tentang Pengelolaan Sampah.

Sosialisasi Perda yang berlangsung di Hotel Continent, Sabtu (28/11/2020), turut menghadirkan Abdul Rasyid (Lurah Tamangapa) dan Suhaidah (Akademisi) sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Nasir Rurung mengatakan, dalam rangka mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih dari sampah, perlu dilakukan penanganan sampah secara komprehensif dan terpadu dengan melibatkan peran masyarakat dan dunia usaha.

Hal ini tentu harus dilakukan secara proporsional, efektif, dan efisien, serta pengelolaan secara komprehensif dan terpadu agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi masyarakat, dan aman bagi lingkungan, serta dapat mengubah perilaku masyarakat.

“Pengelolaan sampah tidak bisa diserahkan kepada Pemerintah Daerah saja, akan tetapi mesti melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam bentuk kegiatan pemilahan sampah, sehingga sampah bukanlah suatu masalah, tetapi sampah dapat menjadi berkah,” ujar Nasir Rurung.

Lebih lanjut Nasir Rurung mengatakan, melalui sosialisasi ini masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan, dengan tidak membuang sampah disembarang tempat.

“Di Perda ini diatur seluruh masalah persampahan, termasuk aturan membuang sampah di lingkungan dan denda atau sanksi bagi warga yang membuang sampah sembarangan,” bebernya.

Sementara Abdul Rasyid mengatakan, pemerintah sebenarnya bisa mengurangi biaya pengelolaan sampah jika dapat memaksimalkan pembentukan Bank Sampah di masyarakat.

Akan tetapi, hal yang perlu diperhatikan dalam pembentukan bank sampah tersebut adalah sosialisasi, pelatihan, dan tentunya motivasi.

“Hal ini termasuk ke dalam proses untuk merubah pola pikir masyarakat terhadap sampah dan bagaimana cara memperlakukan sampah tersebut agar menghasilkan keuntungan bagi masyarakat,” ujar Abdul Rasyid.

BACA JUGA :  Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un: 'tombol nuklir ada di meja saya'

Diakhir kegiatan, dilakukan juga sesi tanya jawab serta masukan dari peserta kepada anggota dewan dan narasumber. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini, dapat mengubah kebiasaan tradisional masyarakat dalam mengolah sampah menjadi kebiasaan yang tertata dengan baik.

BACA JUGA
PenulisWidyawan
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7