32 C
Makassar
Minggu, Mei 29, 2022
BerandaHukrimOknum Polisi yang Terlibat Sindikat Narkoba Jaringan Kijang Ditarik ke Yanma

Oknum Polisi yang Terlibat Sindikat Narkoba Jaringan Kijang Ditarik ke Yanma

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Seorang oknum polisi berpangkat brigadir berinisial SD, yang diduga turut terlibat dalam sindikat peredaran narkoba, saat ini tinggal menanti sanksi pemecatan (PTDH).

Kata Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes (pol) Hotman C Sirait penjatuhan sanksi tersebut, telah direkomendasikan pascasidang kode etik oleh komisi etik Polda Sulsel.

BACA: Oknum Polisi Sindikat Bandar Narkoba Kijang Direkomendasi Pemecatan

“Tapi ada upaya banding. Itu biasa itu, seperti yang sudah-sudah,” kata dia saat ditemui di Swiss-Bel Hotel Makasaar, Rabu (13/2/2019).

Keterlibatan SD dalam jaringan eks terdakwa penyalahgunaan dan peredaran narkoba, bernama Syamsul Rijal alias Kijang, kata Hotman sudah mempunyai ketentuan hukum yang tetap, dan saat ini keputusan sidang internal telah inkracht, pada Selasa (12/2/2019) kemarin.

BACA: Kijang: Si Bandar Narkoba Lolos Dari Jerat Hukum ?

Dalam jaringan itu, SD tidak seorang diri. EC yang berpangkat brigadir pula diduga juga terlibat di sindikat peredaran narkoba Kijang.

“Tapi, sementara itu [SD] yang diproses dulu,” kata Hotman.

Menurut Hotman, SD bukan kali pertama terlibat kasus serupa. SD sambungnya, sudah terlibat sebanyak dua kasus.

“Pertama kedapatan di luar, kedua kedapatan di dalam (SPN),” ujarnya, “jadi dia sudah jalani hukumannya itu.”

Saat ini kata Hotman, dalam penantian sanksi terharap dirinya, SD telah ditempatkan di Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sulsel.

“Sementara ini (SD) ditempatkan di Yanma, kemarin sidang sudah final, sudah putus,” terang Hotman.

Mulanya, peranan oknum anggota polri tersebut, terbongkar setelah Brigadir SD kedapatan tengah menguasai narkoba jenis sabu seberat 3,4 kilogram pada 2016. Kala itu, barang bukti tersebut ditemukan petugas di kolong rumahnya, di kabupaten Sidrap.

Sebagai informasi, Brigadir SD merupakan anggota Polsek Baranti Sidrap, sedang Brigadir EC, adalah personel Polres Mamasa, Polda Sulbar.

BACA JUGA :  Siapa Solihin dan Apa Kaitannya dengan Jaringan si Kijang?

Brigadir SD saat diintrogasi mengaku, bahwa barang itu ia peroleh dari dua orang warga sipil berinisial AR dan EW.

Saat ditangkap, kedua warga tersebut mengaku, barang yang ia peroleh kala itu, juga dari seorang anggota polisi; Brigadir EC.

“Brigadir EC ini mengaku, sabu itu berasal dari Syamsul Rizal alias Kijang,” kata Kasubdit I Ditres Narkoba Polda Sulsel AKBP Ucuk Supriadi, saat konferensi pers penetapan tersangka terhadap Kijang, Kamis (24/5/2019) silam.

Penulis: Agus Mawan
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3