30 C
Makassar
Jumat, April 16, 2021
BerandaRagamOrang Seperti Ini Rentan Terserang Kanker Payudara

Orang Seperti Ini Rentan Terserang Kanker Payudara

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Mengingat kanker payudara bisa menyerang siapa saja, baik itu pria ataupun wanita, dan cenderung sangat sulit untuk disembuhkan, ada baiknya kita selalu mewaspadai penyakit ini dan melakukan gaya hidup sehat untuk mencegahnya.

Berikut adalah beberapa jenis orang yang cenderung rentan untuk terkena kanker payudara seperti dilansir dari laman DokterSehat:

Memiliki payudara padat

Memiliki payudara yang padat bisa menjadi dilema tersendiri bagi wanita. Bagaimana tidak, payudara yang padat akan membuat mereka memiliki tampilan payudara yang penuh sehingga membuat mereka lebih percaya diri. Sayangnya, padatnya payudara akan membuat deteksi dini kanker payudara atau pemeriksaan melalui mammogram cenderung lebih sulit untuk dilakukan.

Pernah mengalami tumor payudara sebelumnya

Seseorang yang pernah mengalami tumor payudara sebelumnya akan lebih rentan untuk terkena kanker payudara, apalagi jika jenis tumornya adalah proliferatif. Selain itu, jenis tumor pada payudara yang bernama LCIS atau Loblar Carcinoma in Situ juga bisa meningkatkan resiko terkena kanker payudara hingga 8 atau 10 kali lipat.

Memiliki kadar hormon androgen yang tinggi

Sebagian wanita ternyata memproduksi hormon androgen dengan jumlah yang lebih banyak dari wanita lainnya. Yang menjadi masalah adalah, tingginya kadar hormon androgen ini juga akan meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

BACA: Siswa SMA Temukan Obat Kanker Payudara

BACA: Berat Badan Turun Bisa Kurangi Resiko Terkena Kanker Payudara

Mereka yang mengalami obesitas

Wanita yang mengalami masalah berat badan berlebihan atau obesitas, apalagi yang berada dalam usia menopause akan meningkatkan resiko untuk terkena kanker payudara dengan signifikan. Tingginya tumpukan lemak di dalam tubuh akan membuat tubuh memproduksi enzim aromatase yang bisa mengubah androgen menjadi estrogen. Yang menjadi masalah adalah, hal ini bisa meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

- Advertisment -

Headline