27 C
Makassar
Monday, December 15, 2025
HomePolitikPaket Appi-Ical Dinilai Paling Tangguh di Pilwali Makassar

Paket Appi-Ical Dinilai Paling Tangguh di Pilwali Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Jika Munafri Arifuddin (Appi) dan Syamsu Rizal MI (Deng Ical) memutuskan maju berpasangan di Pilwakot Makassar 2020 mendatang, paket ini dinilai dasyat dan hampir tanpa tanding.

Demikian prediksi yang diungkapkan pengamat politik dan Lembaga riset dalam diskusi yang digelar Komunitas Wartawan Politik Sulsel di Warkop 212 Toddopuli, Minggu (1/12/2019) kemarin.

“Kalau Appi-Ical berpaket maka paket itu akan sangat berat bagi semua calon, termasuk bagi Danny (Moh Ramdhan Pomanto) dan None (Irman Yasin Limpo). Karena Appi dan Ical itu dikendalikan oleh dua kingmaker yang selama ini mengendalikan suara di Makassar,” kata Direktur Eksekutif Nurani Strategic, Dr Nurmal Idrus.

BACA: Gubernur Nurdin Abdullah Serahkan 3000 Sertifikat Tanah untuk Rakyat

Dua kingmaker yang dimaksud Nurmal adalah mertua Appi, Aksa Mahmud, owner Bosowa Corporation, dan guru politik Ical, Ilham Arief Sirajuddin, mantan Walikota Makassar dua periode.

“Pak Aksa sangat dekat dengan semua partai politik hari ini. Sementara jajaran birokrasi tingkat camat dan lurah mayoritas merupakan orang-orang yang berutang budi pada Ilham Arief Sirajuddin. Sementara yang paling bisa mengendalikan pemilih adalah camat dan lurah, bukan SKPD,” tandasnya.

Begitupun dengan hasil survei, sebab Appi dan Ical merupakan calon di papan atas yang jika menyatu, akan melampaui elektabilitas Danny Pomanto yang berpasangan dengan calon manapun di papan menengah.

BACA: Menteri Perikanan Harap Udang Jadi Ekspor Nomor Satu Indonesia

Direktur Eksekutif PT General Survei Indonesia, Herman Lilo juga berpandangan sama. Menurutnya, paket paling seksi di Pilwalkot adalah ketika gerbong Appi menyatu dengan gerbong Deng Ical.

“Berdasarkan data, jika dua figur ini menyatu di Pilwalkot, maka dia menjadi kekuatan yang sulit dikalahkan oleh siapapun. Paket ini akan mengambil sebagian besar ceruk pemilih milenial, sementara Danny Pomanto lemah disitu,” kata Lilo.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Hasanuddin, Dr Sawedi Muhammad juga menilai demikian. Menurutnya Danny tidak sekuat dulu lagi saat masih menjabat Walikota Makassar.

“Dan kalau Appi-Ical maka sangat dasyat sekali, siapapun lawannya harus berpikir dua kali,” tegasnya.

Serupa, pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr Abdi menilai paket Appi-Ical sulit tertandingi.

“Karena modal kecerdasan, opini publik, kekuatan finansial, dan kekuatan birokrasi sangat menentukan dalam pilkada,” imbuhnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img