31 C
Makassar
Minggu, September 25, 2022
BerandaMetropolisPansus Ranperda Pengelolaan dan Pengembangan Hutan Mangrove DPRD Sulsel Kunker ke KLHK...

Pansus Ranperda Pengelolaan dan Pengembangan Hutan Mangrove DPRD Sulsel Kunker ke KLHK RI

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja (kunker) Pansus ke Kementrian Lingkungan hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Pansus Ranperda tentang Pengelolaan dan Pengembangan Hutan Mangrove Berkelanjutan itu dipimpin oleh Usman Lonta itu.

Rombongan Pansus diterima langsung oleh Direktur Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Ibu Ir.Inge Retnowati,M.E.

Usman Lonta mengakatan, ketika perpres nomor 73 tahun 2012 tentang strategi pengelolaan ekosistem mangrove di dalamnya ada penyusunan satuan nasional pengelolaan ekosistem mangrove di perintah untuk membentuk suatuan wilayah pengelolaan mangrove dimana hal tersebut belum masuk di wilayah provinsi sulawesi selatan.

“Kami di DPRD selaku Anggota legislatif sebagai perwakilan suara rakyat tentunya sangat bersyukur jika perda yang kami susun ini dapat bermanfaat untuk masyarakat sul-sel,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Rehabilitasi Perairan Darat dan Mangrove Ir.Inge Retnowati,M.E. mengatakan, dengan mangrove ini memang di Indonesia sedang mengangkat betul pengelolaan mangrove secara nasional perpres 73 tentang pembentukan PRG menjadi suatu 1 point.

“Baru beberapa bulan lalu terbit Sk tentang mengkomapres tentang kelompok kerja mangrove nasional. Dimana ada sembilan provinsi yang menjadi pusat perhatian namun provinsi Sulawesi selatan tidak termasuk di dalamnya. Dan bagi daerah yang belum membentuk keanggotaan KKMD yaitu DKI jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara , Maluku Utara dan Papua Barat segera membentuk keanggotaan dimaksud untuk memudahkan koordinasi di daerah” jelasnya.

Dengan demikian hadirnya perda ini akan mendorong dan memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

Adapun rombongan Pansus diantaranya Hengky Yasin, Taqwa Muller, Ansar Zaenal Bate, Adam Muhammad, serta sejumlah pegawai sekretariat DPRD Sulsel.

 

spot_img

Headline