25 C
Makassar
Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNasionalPartai Gelora Dikritik Karena Dukung Gibran, Begini Penjelasan Fahri Hamzah

Partai Gelora Dikritik Karena Dukung Gibran, Begini Penjelasan Fahri Hamzah

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Politisi Partai Gelora Fahri Hamzah menegaskan tidak ada yang keliru atas sikap partainya mendukung putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming di Pilkada.

Dia menolak jika sikap Partai Gelora tersebut dipersepsikan sebagai bagian yang ikut mendukung terbangunnya dinasti politik. Menurut dia, di negara demokrasi tidak lagi dikenal dinasti politik karena kekuasaan tidak diwariskan melalui pertalian darah.

Fahri mengatakan, terlalu banyak terminologi soal dinasti yang dicomot tanpa merujuk pada pengertian sebenarnya.

“Dinasti itu kekuasaan politik turun temurun yang diturunkan melalui darah, itu dinasti. Hari ini hampir tidak ada lagi dinasti,” kata Fahri Hamzah seperti dilihat melalui channel Youtube pribadinya.

Dia menambahkan, dinasti politik di negara demokrasi mustahil terjadi. Sebab kekuasaan tidak diwariskan secara turun temurun.

“Semua kekuasaan dalam demokrasi tidak diwariskan melalui darah, tidak turun temurun. Dia dipilih dalam prosesi politik,” katanya.

Mantan pimpinan DPR RI ini meminta pihak yang menuding adanya dinasti politik untuk berfikir secara teks dan pengertian teoritis.

“Jangan karena kemarahan pada seseorang lalu kemudian secara gampang mencomot terminologi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Partai Gelora membuat keputusan mengejutkan dengan mendukung pasangan Gibran Rakabuming Raka di Pilkada Kota Solo dan Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan. Keduanya adalah anak dan mantau Presiden Jokowi.

Dukungan ini terbilang mengejutkan, terlebih karena sejumlah tokoh partai Gelora selama ini dikenal cukup vokal mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi.

(*)

BACA JUGA :  Kampanye ditengah Pandemi, Gibran Punya Cara Blusukan di Solo
BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7