29.4 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaMetropolisPasca-Sertijab, TP PKK Kota Makassar Gelar Rapat Perdana

Pasca-Sertijab, TP PKK Kota Makassar Gelar Rapat Perdana

- Advertisement -
MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Andi Masniawati Z Yusran menerima amanah baru sebagai ketua tim penggerak PKK kota Makassar dari ketua sebelumnya, Murni Djamaluddin Iqbal, di rumah jabatan walikota Makassar.
 
Serah terima jabatan tersebut langsung dilanjutkan dengan rapat perdana bersama pengurus inti TP PKK kota Makassar yang terdiri dari Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta ketua pokja TP PKK kota Makassar, Senin (18/05/2020) 
 
Dalam kesempatan tersebut, ketua tim penggerak PKK kota Makassar mengajak seluruh pengurus TP PKK Kota Makassar untuk menghadapi pandemi Covid-19.
 
Bagi Misniawati, jabatan yang baru saja diterimanya tersebut menjadi amanah yang cukup berat, terlebih lahi ditengah wabah pandemi Covid-19.
 
“Permasalahan yang dihadapi bukan hanya bagaimana kita siap menghadapi hidup, tetapi juga mempertahakankan perekonomian. Kondisi sekarang, jika kita tidak berinovasi, dapat melumpukan perekonomian,” ujarnya.
 
Untuk itu, menurutnya masyarakat dituntut agar mampu bersahabat dengan Corona, mampu melindungi diri, dan perekonomian bisa berjalan seperti biasa.
 
“Langkah kedepan, kita harus mengukur kemampuan kita sebagai PKK, sehingga program yang dijalanakan dalam waktu dekat, lebih nyata dan terukur,” tegasnya.
 
Beberapa program yang dapat digelar seperti pembagian sembako dengan berkoordinasi dengan ibu camat, ibu lurah, hingga RT RW.
 
“Pengurus TP PKK sangat lengkap hingga RT RW, sehingga dapat memantau secara langsung warganya masing-masing,” lanjutnya.
 
Dengan pergerakan dari PKK Kota Makassar diharapkan tidak ditemukan lagi adanya masyarakat terdampak yang tidak tersentuh.
 
Selain itu, menggalakkan edukasi kepada masyarakat terkait protokol kesehatan seperti fungsi dari memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan, akan menjadi salah satu program PKK Makassar.
 
Hal yang cukup penting pula, menurut Masniawati yakni pengembangan UMKM. 
 
“Pengembangan UMKM akan mendapatkan perhatian khusus, seperti UMKM dari segi kuliner, pembuatan masker, maupun pembuatan tempat cuci tangan, yang nantinya akan diletakkan di depan rumah masing-masing.”
 
“Melalui edukasi massif diharapkan dapat memberikan perubahan perilaku masyarakat,” tutupnya.
spot_img
spot_img

Headline