27 C
Makassar
Rabu, Agustus 10, 2022
BerandaNasionalPembebasan Ba'asyir Disusul Pengawasan Ketat

Pembebasan Ba’asyir Disusul Pengawasan Ketat

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Langkah pembebasan terpidana teroris, Abu Bakar Ba’asyir menurut Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko, telah melalui perhitungan teliti.

“Semua keputusan pasti ada dampak, ada yang happy ada yang nggak happy, ada yang biasa-biasa aja. Itu wajar dalam sebuah kondisi mengelola negara segini gede,” kata Moeldoko di Hotel Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, seperti dilansir Detik.com, Sabtu (19/1/2019).

Baca: Alasan Kemanusiaan, Ma’ruf Amin Usul ke Jokowi Bebaskan Ba’asyir

Menurut Moeldoko, kebebasan bagi Ba’asyir akan disusl dengan pengawasan ketat terhadap terpidana tersebut. Kata Moeldoko pihaknya tidak akan mengendorkan pengawasan terhadap Ba’asyir.

“Tapi pasti sudah dikalkulasi risiko-risikonya, tentunya kita mitigasi kalau terjadi sesuatu bagaimana mengambil yang lebih rendah (risikonya),” ujarnya.

Di sisi lain, Moeldoko menegaskan, bahwa komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memberantas terorisme tidak akan berubah.

“Bukan berarti pembebasan Ba’asyir itu terus kita kendor dalam konteks penanggulangan dan pengawasan dan seterusnya, bukan berarti kita terus kendor. Bahwa komitmen Pak Presiden untuk tidak memberi ruang kepada kelompok radikal dan terorisme itu nggak pernah berubah,” tuturnya.

Baca: Penolakan Janji Setia Pada Pancasila, Ba’asyir Tetap Dinyatakan Bebas

Kendati demikian, Moeldoko mengaku Ustaz Ba’asyir masih mempunyai pengaruh. Untuk itu, upaya mitigasi hal negatif sudah disiapkan.

“Ya apapun beliau kan juga masih punya pengaruh. Buktinya waktu di Nusa Kambangan juga banyak yang dateng. Tapi kan kita juga sudah memitigasi itu,” pungkasnya.

Kabar rencana pembebasan Abu Bakar Ba’asyir sebelumnya disampaikan Yusril Ihza Mahendra setelah berkunjung ke LP Gunung Sindur. Yusril mengatakan, setelah bebas, Ba’asyir disebut akan tinggal di rumah anaknya yang berada di Solo.

Baca: Yusril: Jokowi Tidak Tega Ulama di Penjara

Presiden Jokowi memutuskan membebaskan Ba’asyir lewat pertimbangan panjang. Jokowi mengaku sudah mendapat masukan dari sejumlah pihak.

BACA JUGA :  Penyelundupan, Erick Thohir Mau Rombak Total Garuda Indonesia

“Yang pertama, memang alasan kemanusiaan. Artinya, beliau kan sudah sepuh. Ya pertimbangannya kemanusiaan,” kata Jokowi, seperti dikutip Detik.com, Jumat (18/1/2019).

Penulis: Agus Mawan
spot_img

Headline