24 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaRagamPemeran Pria di Video Vina Garut Positif, Ini Penyebab HIV

Pemeran Pria di Video Vina Garut Positif, Ini Penyebab HIV

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Fakta tentang pemeran pria di video Vina Garut positif mengidap HIV ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP, Maradona Armin Mapaseng pada Selasa (20/8/2019) lalu.

“Benar, tersangka A alias Rayya memang positif mengidap HIV” ucap Maradona.

Hanya saja, dua tersangka lainnya, yakni VA dan VW, diketahui negatif HIV.

Meski diketahui mengidap penyakit serius, Maradona memastikan bahwa proses hukum pada A dan pelaku lainnya akan tetap berjalan. Hanya saja, A tidak ditahan demi menjalani proses pengobatan mengingat kondisinya sudah menurun dengan drastis dan bahkan terkena stroke.

“Belum kami tahan karena kondisinya sakit. Tidak mungkin bisa melarikan diri karena kondisinya seperti itu. Nantinya kita konsultasi ke dokter untuk mengetahui apakah perlu ditahan atau tidak,” ucap Maradona.

Penyebab HIV

HIV atau AIDS dikenal luas sebagai penyakit yang bisa menyerang sistem kekebalan tubuh. Hal ini akan berimbas pada menurunnya kondisi tubuh, sehingga lebih mudah diserang infeksi.

Dilansir dari laman doktersehat, pakar kesehatan menyebut penyebab dari penyakit ini seringkali adalah gaya hidup yang berisiko.

Berikut adalah berbagai penyebab HIV yang sebaiknya kita waspadai:

Penggunaan jarum suntik bersamaan
Penularan HIV yang disebabkan oleh penggunaan jarum suntik bersama-sama terjadi pada pengguna narkoba, khususnya yang harus disuntikkan ke dalam tubuh. Jika salah satu pengguna narkoba ini sudah terinfeksi HIV dan kemudian jarum suntiknya juga dipakai oleh orang lain, maka orang lain akhirnya tertular.

Transfusi darah

Sebenarnya, kasus ini cukup jarang terjadi mengingat darah yang digunakan untuk transfusi darah biasanya sudah dicek sedemikian rupa demi mencegah penularan penyakit, namun dalam beberapa kasus, hal ini memang bisa saja terjadi.

BACA JUGA :  Profesor Ini Klaim Bayi Hasil Rekayasa Genetik Ciptaannya Kebal HIV

Kehamilan

Ibu hamil yang sudah mengidap HIV memiliki risiko besar menularkannya pada janin di dalam kandungan, termasuk saat fase persalinan, atau fase menyusui. Karena alasan inilah para wanita disarankan untuk melakukan tes HIV sebelum memutuskan untuk hamil.

Aktivitas seksual yang berisiko

Orang yang sering berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual, apalagi jika tidak menggunakan kondom akan lebih rentan tertular HIV.

Penggunaan alat tato yang tidak steril
Jika alat tato yang digunakan tidak steril, bisa jadi akan memicu penularan HIV dari orang lain yang juga telah ditato di tempat tersebut sebelumnya.

Menjalani transplantasi organ tubuh
Meski kasusnya juga cukup karang terjadi, transplantasi organ tubuh bisa saja memicu penularan virus HIV, apalagi jika organ ini berasal dari pendonor yang sudah mengidap HIV.

spot_img
spot_img

Headline