SUNGGUMINASA, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Kabupaten Gowa mulai melakukan pendistribusian sembako kepada warga maupun keluarga yang sedang melakukan isolasi mandiri dengan identifikasi virus corona atau Covid-19.
Baik yang terkategorikan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan maupun positif Covid-19. Proses distribusi sembako tersebut telah dilakukan sejak Senin (30/3) kemarin hingga hari ini secara bertahap mulai dari Kecamatan Somba Opu, Pallangga dan Bajeng.
“Sejak Senin kami sudah melakukan pengiriman sembako kepada mereka yang ada namanya. Pengantaran sembako ini akan terus berlanjut hingga semua daftar yang diberikan kepada kami dituntaskan,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Syamsuddin Bidol, Rabu (1/4/2020).
Berdasarkan data yang dihimpun Media Centre Penanganan Covid 19 Kabupaten Gowa update data Senin (30/3), yang terdaftar sebagai ODP sebanyak 122 orang, PDP 17 orang dan Positif 8 orang.
“Jumlah sembako yang diberikan berdasarkan jumlah orang dalam satu keluarga, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan selama 14 hari masa isolasi,” katanya.
Sementara, untuk paket sembako yang diberikan berupa beras, telur, ikan kaleng, minyak goreng, kecap, sambel serta multivitamin. Selain pemberian paket sembako, pemerintah juga memberikan perhatian kepada keluarga yang memiliki balita dengan menyiapkan kebutuhan atau perlengkapan bayi seperti makanan bayi, susu bayi, popok dan keperluan lainnya.
“Pendistribusian ini dilakukan dengan berkoordinasi antara dinas sosial bersama Tagana dengan camat yang warganya ada dalam ketegori. Camat menjemput paket sembako dan kemudian akan diantar langsung ke warganya bersama lurah/kepala desa,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Pallangga, Taufik M Akib menyebutkan khusus Kecamatan Pallangga jumlah warga terkategorikan ODP PDP dan Positif Covid-19 beserta keluarganya yang menerima bantuan sembako sebanyak 86 orang.
“Keseluruhan yang mendapat bantuan kategori ODP 15 orang, PDP 1 orang dan positif 1 orang. Jadi keseluruhan ada 17 keluarga. Kalau keseluruhan beserta keluarga pasien ada 86 orang,” katanya terpisah.
Olehnya itu, ia berharap dengan adanya bantuan sembako ini, warga yang tergolong ODP, PDP dan positif Covid-19 tersebut dapat fokus untuk tinggal di rumah mengingat penularan Covid-19 ini sangat cepat dan sulit terdeteksi.



