32 C
Makassar
Senin, Oktober 25, 2021
BerandaPolitikPimpinan PDIP : Jangan Kaitkan OTT dengan Politik

Pimpinan PDIP : Jangan Kaitkan OTT dengan Politik

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penjemputan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), turut mengundang perhatian salah satu partai politik pengusungnya di Pilgub 2018, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sejumlah politisi merasa terkejut dengan kasus ini. Bahkan, Ketua DPD PDIP Sulawesi Selatan, Andi Ridwan Wittiri, mengaku sangat terkejut terhadap penangkapan Nurdin Abdullah.

Orang nomor satu Partai Banteng di Sulsel itu meminta agar tidak ada pihak yang mengaitkan kasus penjemputan NA dengan politik. Sebab, Andi menilai, hal itu berada di ranah yang berbeda.

“Jangan kait-kaitkan ini dengan politik. Jadi, mari menjauhkan diri dari pertarungan politik tidak sehat. Kami dukung sepenuhnya misi KPK dalam pemberantasan korupsi,” ujar Ridwan Wittiri, Sabtu (27/2/2021).

Lebih lanjut Riwan Wittiri mengatakan, sejauh ini Nurdin Abdullah dikenal sebagai pemimpin yang merakyat, religius, juga perhatian kepada orang-orang kecil.

“Dalam penilaian saya, Nurdin Abdullah itu sosok yang baik, dekat dengan petani, jujur, sosok muslim yang saleh. Kami tentu saja hormati proses hukum yang seharusnya berkeadilan,” bebernya.

“Namun, yang perlu kami luruskan bahwa Nurdin itu bukanlah OTT dalam pengertian ada kejadian pelanggaran hukum, dan ada dana yang secara langsung dikategorikan sebagai OTT, karena memang tidak ada dana di rumah pak Nurdin, mengingat dia juga sedang dalam keadaan tidur, lalu dibangunkan oleh aparat hukum,” lanjutnya.

Lebih lanjut legislator Senayan itu mengatakan, sepanjang yang ia ketahui, Nurdin Abdullah merupakan figur disiplin yang sangat ketat dalam mengontrol gratifikasi.

“Dalam pengalaman saya, Prof Nurdin ini menerapkan protokol ketat guna menghindari grativikasi. Bahkan sebelum menerima tamu, seluruh tamu dilarang membawa apapun kecuali buku catatan. Semua tas yang dibawa wajib ditaruh locker,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bacaleg PDIP Sulsel Ditopang Dua Bekas Putra Mahkota

Lebih jauh Andi Ridwan Wittiri menegaskan, pihaknya selalu menghormati proses hukum yang berlaku di KPK. Sehingga, ia meminta agar hukum tetap ditegakkan dengan benar.

“Saya hanya bisa berharap agar hukum benar-benar ditegakkan dengan sepenuhnya mengabdi pada keadilan,” tegasnya.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7