24 C
Makassar
Kamis, Juli 7, 2022
BerandaMetropolisPj Walikota Makassar 'Mangkir' dari Panggilan Bawaslu

Pj Walikota Makassar ‘Mangkir’ dari Panggilan Bawaslu

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penjabat walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, tidak memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota Makassar.

Bawaslu telah menjadwalkan pemanggilan Pj walikota Makassar untuk diperiksa terkait dugaan pelanggaran pelantikan sejumlah pejabat di lingkup Pemkot Makassar. Akan tetapi, Pj Walikota tidak kunjung datang.

“Pemanggilan ini terkait adanya pengisian kekosongan jabatan yang dilakukan oleh pemerintah kota. Kita sudah mengundang beberapa saksi dan memang hari ini jam 10 kita jadwalkan untuk klarifikasi terhadap PJ. namun sampai jam sekian belum ada dan belum ada konfirmasi dari pj walikota,” ujar Ketua Bawaslu kota Makassar, Nursari, saat ditemui awak media di kantornya, Senin (7/9/2020) siang.

Menanggapi ketidakhadiran Pj walikota Makassar dalam pemanggilan tersebut, pihak Bawaslu akan menelusuri lebih jauh alasan Rudy djamaluddin tidak memenuhi panggilan Bawaslu.

“Kami akan tanyakan, apakah undagan kami sudah sampai ke yang bersangkutan atau belum. Soalnya belum ada konfirmasi sampai jam ini. Jadwalnya kan hari ini senin jam 10 pagi,” jelas Nursari.

Selain itu, Nursari juga berharap akan terus menunggu konfirmasi dari Pj walikota. Pihaknya siap menunggu sampai malam sekalipun.

“Kita akan membuat kajian. Kami tetap berharap sampai Senin ini, biar sampai malam kalau ada waktunya untuk konfirmasi atau memberikan keterangan sekaitan dengan laporan tersebut, karena pokoknya dia adalah terlapor.”

“Jadi kalau dia tidak hadir, berarti dia meninggalkan haknya untuk klarifikasi laporan tersebut,” jelas Nursari.

BACA JUGA :  Bawaslu Makassar Selidiki Pelantikan Eselon III dan IV di Lingkup Pemkot Makassar
spot_img
spot_img

Headline