27 C
Makassar
Minggu, Mei 22, 2022
BerandaNasionalPKS Disindir Kering Jabatan Usai Mardani Serukan Pilih Ganjar

PKS Disindir Kering Jabatan Usai Mardani Serukan Pilih Ganjar

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Seruan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera agar pemilih partainya memilih Ganjar Pranowo di Pilpres menuai banyak sindiran.

Seruan ini dianggap sebagai cara PKS untuk kembali bisa masuk dalam pemerintahan setelah dua periode menjadi oposisi. Hal itu disampaikan pegiat media sosial Denny Siregar.

Dia mengatakan, Mardani sudah menyadari kalau dukungan publik sangat besar terhadap Ganjar. Sebuah kesadaran kalau Ganjar sebagai figur paling potensial di Pilprea mendatang.

PKS, kata Denny, sudah tidak ingin lagi kalah di Pilpres. Hal ini yang kemudian membuatnya perlahan ingin bergabung dalam gerbong Ganjar Pranowo.

“Dia sudah tau Ganjar potensi menang. PKS sdh 2 periode ini kering gak ada jabatan. Kalah bukan opsi. Kalau kalah lagi, partai bisa kurus kayak daun ilalang..” kata Denny melalui Twitter, (30/10/2021).

Sebelumnya, Mardani Ali Sera memberikan pernyataan mengejutkan dengan mendorong para pemilih partainya untuk memilih Ganjar Pranowo. Dia beralasan kalau seruan ini agar politik identitas tak terjadi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Saya mendorong pemilih PKS memilih Ganjar, bagus buat saya. Pemilih PDIP memilih saya, misalkan bagus, asalkan ada dasarnya,” ujar Mardani dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (27/10) lalu.

Dia menganggap kalau memilih Presiden harus dengan alasan kompetensi dan integritas, bukan politik identitas.

“Sebetulnya kalau orang Jawa memilih orang Jawa, dan orang Padang memilih orang Padang misalnya, itu sih sesuatu yang tidak masalah. Tetapi politik identitas yang saya maksudkan ketika kita mulai membuat garis, menimbulkan kebencian, bahkan menghilangkan keadilan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  PKS Sebut Anis Matta Lebih Progres Dari Kang Aher

(*)

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3