24 C
Makassar
Senin, September 27, 2021
BerandaMetropolisPlt Gubernur Apresiasi Agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel

Plt Gubernur Apresiasi Agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELESKPRES.COM – Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi agenda Strategi Nasional Pencegahan Korupsi di Sulsel.

Hal ini di sampaikan Plt Gubernur Sulsel saat rapat bersama Ketua Harian Strategi Nasional Pencegahan Korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Herda Helmi Jaya di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Kamis (4/3/2021).

Plt Gubernur Sulsel mengatakan pencegahan korupsi merupakan ikhtiar bersama,meski saat ini tahap beradaptasi.

“Meskipun saat ini tahap beradaptasi, akan tetapi langkah ini merupakan ikhtiar,”ungkapnya.

Andi Sudirman Sulaiman mengingat harapan Nurdin Abdullah perihal e-katalog dan e-marketplace.

“Pak Nurdin Abdullah dulu berharap, bagaimana infrastruktur jalan jika memiliki kebutuhan pembangunan dapat diklik saja. Kami kedepan meminta arahan kepada KPK untuk membentuk sebuah sistem yang lebih baik,”ucapnya.

Menurutnya, saat ini ada peningkatan signifikan antara jalan dan jembatan,dan bisa dilihat grafiknya.

“Banyak harapan kami, ada hal yang perlu diperhatikan, yang menjadi hal yang penting untuk efektivitas kerja pemerintahan,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian Strategi Nasional Pencegahan korupsi KPK, Herda Helmi Jaya mengatakan KPK akan senantiasa mendampingi pemerintah daerah dalam melakukan berbagai perbaikan

” Pertemuan ini merupakan rapat tindak lanjut penerapan katalog elektronik lokal dan e-marketplace di Sulsel.Dan KPK akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperbaiki pelayanan.”ungkapnya.

Herda juga mengaku, KPK membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, jika ini sudah bisa diterapkan. Ia berharap, persoalan paling krusial yaitu mark up harga bisa terselesaikan.

“Sulawesi Selatan akan menjadi contoh buat provinsi lain, terutama di wilayah Sulawesi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Baksos Garuda di Lautku, 2 Masjid Besar dan 4 Musholah Di Pulau Kodingareng Lompo Terima Perlengkapan Ibadah 

Ia menambahkan penerapan pencegahan korupsi ini tertuang dalam Perpres No 4 Tahun 2018. Ada tiga aspek yang akan diperbaiki. Antara lain, aspek perizinan, keuangan negara, reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

BACA JUGA :  Biaya Tim Percepatan Pembangunan Sulsel Dibebankan ke APBD Provinsi

“Pertemuan kali ini terkait fokus pada aspek keuangan negara terkait dengan sistem pengadaan,”tutupnya.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.283,7
EUR
16.740,1
JPY
128,9
KRW
12,1
MYR
3.410,2
SGD
10.551,0
- Advertisment -