24.3 C
Makassar
Jumat, Mei 14, 2021
BerandaParlemanRangga Sosper Transparansi Partisispasi dan Akuntabilitas di Makassar

Rangga Sosper Transparansi Partisispasi dan Akuntabilitas di Makassar

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Fahruddin Rangga menemui masyarakat Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso Kota Makassar, Minggu (2/5).

Pertemuan tersebut dalam agenda penyebarluasan perda Nomor 6 Tahun 2016 tentang transparansi partisipasi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Rangga mengatakan, perda ini memang merupakan regulasi yang bertujuan untuk melihat sejauh mana sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah dilakukan secara terbuka dengan mengakomodasi tingkat partisipasi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Sehingga keberadaan perda ini punya manfaat yang besar terhadap berjalannya pemerintahan daerah secara baik (good governance) dan konsisten,” ucap anggota fraksi Golkar ini.

Lebih lanjut Rangga menandaskan, sesungguhnya perda ini dibuat untuk mengakomodir kepentingan masyarakat dan lebih memperbaiki sistem pemerintahan daerah agar senantiasa kebijakannya berpihak kepada rakyat.

“Kehadiran kita semua selaku stakeholder merupakan representasi dari masyarakat yang ada di wilayah kota metropolitan Makassar yang tentu diharapkan dapat meneruskan informasi yang kita dapat kan dalam kegiatan ini kepada masyarakat lainnya yang tidak sempat hadir,” ucapnya.

H Burhanuddin B yang tampil sebagai pembicara tentunya punya pengalaman empiris dan mumpuni dalam memimpin pemerintahan daerah menjelaskan lebih jauh tentang perda ini bahwa kehadiran regulasi ini merupakan sebuah informasi penting untuk diketahui oleh masyarakat.

“Karena ada tiga azas dalam perda ini transparan, partisipasi dan akuntabel yang tentunya semua ini untuk melihat sejauh mana keterbukaan pemerintah dalam menyelenggarakan pemerintahan apakah masyarakat sudah diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta seperti apa tanggungjawab pemerintah daerah dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan,” kata Bur.

Sementara pembicara terakhir Syaiful Mile yang tentu menyesuaikan dengan bulan penuh hikmat ini membawakan materi tentang kesakralan bulan suci ramadhan.

“Walaupun kita menyadari saat ini pemerintah masih terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan virus covid 19 agar kita semua dapat terhindar dari wabah penyebaran dan penularan virus ini sehingga protokol kesehatan senatiasa kita jalankan secara bersama dan tak lupa berdo’a agar virus ini akan segera berlalu sering berakhirnya ramadhan sehingga kita dapat menikmat kemenangan ramadhan dalam menyambut Idul fitri 1442 H,” kuncinya

spot_img
- Advertisment -

Headline