32 C
Makassar
Minggu, Mei 29, 2022
BerandaNasionalRefly Harun Klarifikasi Soal Isu Sakit Hati Dipecat Jokowi

Refly Harun Klarifikasi Soal Isu Sakit Hati Dipecat Jokowi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kritik keras pakar hukum tata negara Refly Harun terhadap pemerintahan Presiden Jokowi, sering dianggap sebagai imbas sakit hati lantaran dipecat sebagai Komisaris utama Pelindo I.

Melalui tayangan video Youtube terbarunya, Refly Harun memberikan klarifikasi. Hal itu setelah dirinya mendapat pertanyaan serupa dari Ustaz Abdul Somad (UAS).

“Bang Refly vokal setelah tidak jadi komisari di Pelindo 1,” tanya UAS dalam podcast di channel Refly Harun, (8/6/2020).

Menjawab pertanyaan UAS, Refly mencoba menguraikan kronologis pemberhentian dirinya. “Gini tadz, paling gampang menjawab dengan kronologis. Kalau kronologis kita bicara bukan lagi argumentasi tapi fakta,” kata Refly Harun.

BACA: Soal Ruslan Buton, Muannas Ungkit Kasus Ratna Sarumpaet

“Saya itu tadz diberhentikan sebagai komisaris utama di Pelindo I itu tanggal 20 April. Youtube saya pertama kali tayang 22 maret, jadi sebulan sebelumnya,” Tambah Refly lagi.

Dia menjelaskan, sebelum diberhentikan dirinya sudah mengkritik sejumlah kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi. Dia mencontohkan seperti Perppu Ormas, hingga masalah Presidential Threshold.

“Sebelum berhenti saya sudah mengkritik soal staf khusus melakukan konflik interes, ruang guru yang terlibat dalam proyek 5,6 trilun dan lain sebagainya. Bahkan jauh sebelum itu saya sudah mulai mengkritik pemerintah itu sejak 2017,” jelasnya.

BACA: Alasan Haris Azhar Dukung Rocky Gerung Nyalon di Pilpres 2024

Menurut dia, pemberhentian dirinya sangat wajar. Mereka diakomodir saat ini adalah orang yang memiliki sumbangsi saat Pilpres digelar.

“Kalau saya diberhentikan wajar saja. Dan jangan lupa Erick Thohir ketua tim sukses kemarin, tidak heran kalau kemudian yang diakomodir orang-orang yang dalam tanda kutip berkeringat, bukan orang mengkritik,” ujar Refly.

Refly sendiri mengaku legowo dirinya diberhentikan. Meskipun begitu dia meminta agar suara kritisnya jangan dikebiri.

BACA JUGA :  Deddy Corbuzier Bantah Sindir UAS di Twitter

“Orang kalau membantah saya, bantahlah dengan argumen, mana diargumen saya tidak benar. Jangan bantah karena (dibilang) sakit hati, tidak relevan itu,” pungkasnya.

(*)

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3