27 C
Makassar
Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaDaerahRSUD Andi Makkasau Miliki Laparoskopi

RSUD Andi Makkasau Miliki Laparoskopi

PenulisLuki Amima
- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Laparoskopi atau operasi lubang kunci merupakan prosedur yang dilakukan untuk memantau dan memperbaiki kondisi organ atau jaringan di dalam rongga perut atau panggul.

Dibandingkan dengan bedah umum, bedah laparoskopi umumnya lebih aman dan pemulihannya lebih cepat.

Menagemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Kota Parepare, terus melakukan pengembangan dibidang pelayanan medis, termasuk sistem Laparoskopi yang disebutkan di atas.

Salah satu dokter spesialis Bedah di RS Tipe B Andi Makkasau, dr. Budiman Siri menjelaskan, laparoskopi adalah tindakan operasi yang menggunakan sistem kamera.

BACA JUGA :  Manajemen RSUD Andi Makkasau Parepare Umumkan Jadwal Layanan Poli Selama Ramadan

Menagemen RS Andi Makkasau Parepare kata Budiman, sudah memiliki kelengkapan peralatan medis yang canggih tersebut. Alat itupun, katanya, didukung dengan kemampuan tenaga Sumber Daya Manusia (Sdm) yang ahli dalam sistem operasi bedah.

“Kelengkapan alat laparoskopi kami di RS Andi Makkasau ini didukung oleh kemampuan SDM dari tim ahli bedah. Jadi, layanan untuk operasi laparoskopi sudah bisa dirasakan masyarakat,” katanya, Rabu (03/11/2021).

Budiman menjelaskan, tindakan operasi pada umumnya dilakukan irisan lebih luas hingga 30 Centimeter, nah dengan sistem Laparoskopi ini irisan pada kulit pasien lebih kecil, hanya satu Centimeter.

“Seperti pada kasus pengangkatan usus buntu atau appendix yang infeksi, hanya dengan tiga hingga empat titik irisan kecil pada kulit pasien, batu empedu bisa kita keluarkan. Parepare menjadi daerah pertama di Sulsel luar Kota Makassar yang menerapkan operasi laparoskopi ini,” ungkapnya.

Sementara, Direktur RS Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeni Sari mengatakan, untuk lebih mengoptimalkan sistem laparoskopi tim ahli bedah di RS rujukan itu akan berakselerasi dalam uapnya pengembangan dengan cara pelatihan dan evaluasi.

“Sementara baru ada dua kasus penyakit yang kita kembangkan melalui operasi laparoskopi ini. Insya Allah, kedepan tim ahli bedah melakukan pengembangan lagi hingga ke kasus lainnya seperti kandungan atau pengangkatan kista,” terangnya.

Renny menambahkan, hal yang menguntungkan bagi pasien pasca mendapatkan tindakan operasi laparoskopi tak hanya hari rawat yang sedikit, tapi juga pemulihan yang lebih cepat.

“Dengan sistem Laparoskopi ini komplikasi yang biasanya dialami pasien setelah operasi bedah terbuka bisa lebih diminimalisir. Keuntungan lainnya tidak menimbulkan komplikasi bagi pasien,” tandasnya.

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3