24 C
Makassar
Senin, Februari 6, 2023
BerandaDaerahRumah Panggung Ludes Terbakar, Brimob Bone Ringankan Beban Korban

Rumah Panggung Ludes Terbakar, Brimob Bone Ringankan Beban Korban

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – Sebuah rumah panggung yang berada di Jalan Pasinringeng, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, ludes dilalap sijago merah, Minggu (8/1/2023).

Peristiwa pilu tersebut menghanguskan satu unit rumah panggung milik warga, Hendra Jaya (40).

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui penyebab kebakaran. Api diketahui tiba-tiba membesar dan membakar seluruh rumah beserta isinya.

BACA JUGA :  Brimob Perketat Keamanan Kantor Gubernur Sulsel dari Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Awal mulanya peristiwa ini terjadi, saat pemilik rumah, Hendra mendengar suara ledakan dari atas rumah. Penasaran, Hendra mengecek ke atas dan melihat kobaran api di dalam ruang kamar.

Melihat hal itu, Hendra berusaha menyelamatkan diri dan barang berharga. Namun, si jago merah dengan cepat membakar seluruh bagian rumah beserta barang dan perabot penting lainnya.

Pada pukul 11.55 Wita, lima unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian. Barulah pada pukul 13.15 Wita, api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat dan pemerintah setempat.

Lurah Biru, Asdi Sutriadi Sadar saat ditemui di lokasi mengatakan, Api bermula dari belakang hingga membesar dan menjalar sampai menghanguskan satu rumah.

“Menurut dari warga yang melihat awalnya mengira pemilik lagi bakar sampah di belakang, namun tetangga yang lain melihat rumah bagian belakang sudah habis disitulah para tetangga yang melihat kejadian itu berusaha membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya,”terang Dia dalam keterangnnya.

BACA JUGA :  Lewat Radio SBB, Danyon C Pelopor Ajak Warga Bone Lawan Covid 19

Dikatakan, Asdi menambahkan kalau rumah tersebut ditempati oleh 2 anggota keluarga yakni Adik dan Kakak. Hendra Jaya bersama Adiknya Saenal. Saat kejadian tidak ada satupun yang berada dalam rumah.

“Saat kejadian Hendra sudah tidak ada di rumah sementara Sainal pada pukul 10:00 WITA juga, tidak berada di rumah. Kemudian Ia tahu kalau rumahnya terbakar dari tetangganya sendiri yang menghubungi,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata dia, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya saja seluruh bagian rumah habis dilalap api dan kerugian belum bisa ditaksir karena korban masik syok.

Sementara itu, Kabid Pengawasan dan Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, Akbar mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pada Pukul 11.55 WITA.

“Tadi kami mendapatkan laporan pada Pukul 11.55 WITA dengan menerjunkan 5 armada, sekitar 15 menit api sudah bisa kami padamkan,” ungkapnya.

Kemudian, kata Akbar, sewaktu itu pihak damkar sempat mendapatkan kendala akibat ada salah satu kabel listrik yang menyala dan untuk menunda pemadaman.

“Kami melakukan pemberhentian sementara sekitar 5 menit, menunggu teman teman dari Petugas PLN untuk memutuskan aliran listrik tersebut,” beber Akbar.

Tak berselang lama, personel Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, juga tiba di lokasi kebakaran.

Hadir mengenakan seragam berwarna cokelat, personel Brimob Bone mendirikan tenda peleton beserta velbad.

“Begitu ada informasi ada rumah terbakar, Kami langsung kerahkan tim SAR Batalyon C Pelopor untuk membantu membersihkan puing-puing rumah warga yang terkena musibah kebakaran. Kami juga mendirikan tenda darurat sebagai hunian sementara bagi korban beserta keluarga,” ucap Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut, Kompol Nurichsan menjelaskan, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Brimob terhadap masyarakat khususnya yang tertimpa musibah.

“Sebagai wujud nyata dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat, kami akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat apalagi saat tertimpa musibah seperti sekarang ini, semoga apa yang kami lakukan dapat meringankan sedikit beban dari korban kebakaran,” jelas Danyon bergelar Magister Sains ini.

Lebih lanjut Danyon C Pelopor, Kompol Nurichsan seraya menambahkan personel Brimob senantiasa hadir untuk membantu masyarakat utamanya dalam tugas kemanusiaan.

“Sebagaimana Motto Pengabdian Brimob yakni Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan maka kami akan senantiasa hadir untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah atau bencana tanpa harus meminta bantuan kepada kami, Insya Allah setelah kami menerima informasi atau laporan terkait musibah atau bencana kami akan segera bergerak menuju lokasi,” tambah Danyon yang beken dengan istilah “Tindizzz” ini.

Sekedar diketahui, Peristiwa kebakaran ini diduga disebabkan adanya hubungan arus pendek. Akibat kejadian ini, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian materil ditaksir sekitar Rp100 juta.

spot_img

Headline

Populer