29.4 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaMetropolisSejumlah Satpam Aksi Tuntut BPJS

Sejumlah Satpam Aksi Tuntut BPJS

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Jelang siang hari, puluhan Satuan Pengamanan (Satpam) yang bekerja di bawah PT. Fajar Utama Media Prakasa (FUMP) menggelar aksi demonstrasi, Kamis (17/1/2019).

“Berikan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan,” kata Ketua Tim Advokasi Eksternal FSPBI, Riswanda di sela demontrasi, di depan Kampus Universitas Fajar (Unifa).

Dengan pengawalan ketat dari personel Dit Sabhara Polrestabes Makassar, demonstrasi para Satpam yang tergabung dalam Federasi Serikat Perjuangan Buruh Indonesia (FSPBI) Kota Makassar berjalan ditengah guyuran hujan.

BACA: Kepala Satpam UIN Mengaku Tidak Tahu Soal Pemukulan Dua Mahasiswa

Kata Riswanda, demontrasi tersebut dilakukan setelah rangkaian perundingan antar pihak FUMP dan pekerja sebelumnya tak melahirkan hasil.

Perundingan itu kata Riswanda berangkat dari persoalan Upah para Satpam yang tidak sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kota (UMP) serta tak adanya jaminan sosial seperti BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan.

“Bukan kah seperti kita ketahui bersama kalau Upah dan BPJS tidak jalan itu adalah tindak pidana murni?,” ujar Riswanda.

BACA: Oknum Satpam UINAM Diduga Pukul 2 Mahasiswa

Menurut Riswanda, upah para Satpam PT. FUMP selama ini cukup bervarian dan tidak sesuai dengan UMP maupun UMK. Setahunya, ada Satpam yang hanya digaji sebesar Rp1,6 juta perbulannya.

Sedang Satpam yang telah bekerja puluhan tahun setahu dia, diberikan upah mencapai Rp1,7 juta hingga Rp2,5 juta.

“Seharusnya berdasarkan Keputusan Gubernur sesuai dengan UMP maka Fajar Utama seharusnya memberikan upah Rp2,9 sesuai UMP hari ini,” ulas Riswanda.

Sementara itu, Komandan Satpam Unifa, Benyamin yang telah bekerja 23 tahun lamanya, mengaku upah yang ia terima sebesar Rp2,5 juta.

“Ya tapi kita harap nanti sudah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” kata dia.

BACA JUGA :  7 RS Belum Terakreditasi, Pemkot: Segera Siapkan Syaratnya

UMP 2019: Tidak Memberatkan Pihak Pekerja dan Perusahaan

spot_img
spot_img

Headline