23 C
Makassar
Minggu, Mei 22, 2022
BerandaHeadlineSoal Diskotek Colosseum, Ruhut Sitompul: Anies Malu Dong

Soal Diskotek Colosseum, Ruhut Sitompul: Anies Malu Dong

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Politisi kondang Ruhut Sitompul menyindir Gubernur Jakarta, Anies Baswedan soal Diskotek Colosseum.

Diskotek Colosseum yang sebelumnya mendapat penghargaan Adhi Karyawisata dicabut kembali setelah ramai diperbincangkan. Anies menjadi sorotan utama atas penghargaan ini.

Adapun Ruhut mentertawakan Anies yang tidak konsisten atas keputusannya tersebut. Anies disebut malu atas hal ini.

“Terima kasih TUHAN si Anies langsung Malu mencabut Penghargaan yg diberikannya ke Diskotik walaupun dibelah 212, turun kebawah jgn meneriama Laporan Asbun “Asal Bapak Senang” langsung menandatangani Penghargagan tapi Ngelesnya tetap menyalahin TTD nya Stempel Malu Dong,” sindir Ruhut seperti dilihat Sulsel Ekspres melalui akun Twitternya, (16/12/2019).

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat konferensi pers sore tadi mengatakan, penghargaan tersebut dicabut setelah mendapat laporan dari BNN.

BACA: Ernest Sebut Komunikasi Anies Baswedan Mirip Pandji

BACA: Anies Baswedan Tanggapi Sentilan Pandji Soal Lem Aibon

BACA: Bandingkan dengan Ahok, Ruhut Sitompul Juluki Anies Baswedan Raja Ngeles

“Jadi proses ini semuanya ada di Dinas Pariwisata dan Budaya. Berdasarkan fakta di lapangan makan penghargaan kepada Adhi Karyawisata kepada Colosseum dibatalkan,” kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (16/12) dikutip dari CNNIndonesia.

“Berdasarkan surat BNNP DKI kepada Kepala Dinas Parbud, tanggal 10 Oktober 2019 menyampaikan hasil kegiatan BNNP terhadap pengunjung di Colosseum 7 September 2019 menjadi catatan kita,” katanya lagi.

Dijelaskan Saefullah juga bahwa tanda tangan yang tercantum dalam sertifikat tersebut bukan tanda tangan basah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. DKI akan mengulang kembali dan evaluasi proses penghargaan.

“Itu tanda tangan cetak, bukan basah ya. Jadi kita evaluasi lagi nanti selanjutnya,” pungkasnya.

(*)

BACA JUGA :  Sindir Anies, PSI: Utopian Dream Naturalisasi Kok Belum Mulai?
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3