MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Besok, Rabu 26 September, 4 kepala daerah bakal dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah di Baruga AP Pettarani Universitas Hasanuddin (Unhas).
Penentuan tempat pelantikan ini pun menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Ada yang menganggap tidak etis dan sebaliknya.
BACA: Nurdin Abdullah: Pelantikan Kepala Daerah Akhir September
Salah satu Pengamat Politik, Arif Wicaksono pun mengakui itu. Pemilihan tempat pelantikan di institusi pendidikan yang dianggap netral dari politik ini menurut Arif memang menuai problema tersendiri.
“Ya. Itu merupakan problema tersendiri, karena apapun motivasinya, kampus sudah terlanjur dianggap, bahkan diyakini sebagai wilayah netral, sehingga ketika disana ada pejabat politis seperti kepala daerah yang akan dilantik disana, maka hal itu pasti dipertanyakan banyak pihak. Itu di satu sisi,” ujarnya kepada Sulselekspres.com, Selasa (25/9/2018).
BACA: Fakultas Teknik Unhas Undang Gubernur Sulsel Saat Dies Natalis
Tapi disisi lain, lokasi pelantikan yang tidak dilakukan dikantor pihak yang melantik, menurutnya juga tidak pernah mendapatkan teguran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
“Artinya, secara prosedur dan regulasi, dianggap tidak ada kesalahan. Contoh misalnya di Makassar ketika Walikota melantik para kepala skpd di taman makam pahlawan atau di TPA, itu tidak dipersoalkan oleh Kemendagri,” imbuhnya.
BACA: Dies Natalies Ke-62 Unhas, Nurdin Dorong Sinergisitas Pemprov dan Perguruan Tinggi
Oleh itu, bila selama tidak ada yang dilanggar, bagi dirinya hal itu merupakan hak prerogatif dari Gubernur sebagai pihak yang akan melantik.
Asalkan, setelah pelantikan di Unhas telah digelar, Arif menekankan pada satu poin, yaitu nilai-nilai dan prinsip-prinsip akademik, intelektualitas dan keilmiahan yang dimiliki kampus, haruslah menjadi sebuah nilai tersendiri bagi kepala daerah terpilih yang akan dilantik besok.
“Dan itu harus bisa dibuktikan melalui upaya melibatkan dan membuat kampus berkontribusi bagi pembangunan daerah.” ringkasnya.
Seperti diketahui, 3 Bupati dan wakilnya dari kabupaten Bone, Sinjai, Bantaeng, dan Walikota Palopo bersama wakilnya akan dilantik sekaligus pengambilan sumpah jabatan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah di Baruga AP Pettarani Unhas. Rabu (26/9/2018) pukul 09.00 Wita.



