24 C
Makassar
Rabu, Desember 1, 2021
BerandaRagamSurat Terbuka Para Ilmuwan Sebut Virus Corona Bisa Menular Lewat Udara

Surat Terbuka Para Ilmuwan Sebut Virus Corona Bisa Menular Lewat Udara

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Ratusan ilmuwan mendorong badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk merevisi kebijakan mereka soal protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. Dorongan yang disampaikan lewat surat terbuka terkait dengan temuan berbagai studi yang menyebut kalau Covid-19 menular lewat udara.

Pasalnya, sebanyak 239 ilmuwan di 32 negara menyatakan virus corona SARS-CoV-2 menular tidak hanya melalui percikan liur atau droplet. Mereka mengatakan virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 itu juga bisa menular lewat udara.

Dalam surat terbuka, ilmuwan sepakat penularan terjadi lewat percikan kecil liur yang bertahan di udara (airborne). Percikan yang tertahan dan melayang di udara itu  bisa menularkan virus SARS-CoV-2 jika terhirup orang lain.

Rekomendasi itu berangkat dari banyak kasus penularan yang terjadi di bar, kasino, restoran, pasar, dan perkantoran.

BACA: Maksimalkan Pencegahan Corona, RSUD Semprot Disinfektan 5 Kali Sehari

Terkait dengan hal itu, para ilmuwan menilai virus corona kemungkinan bisa menular di ruangan dengan ventilasi yang buruk. Sehingga, penggunaan masker di dalam ruangan diperlukan meski sudah melakukan pengaturan jarak sosial.

Hal itu sebelumnya sudah sempat diteliti oleh beberapa ilmuwan lewat studi ilmiah. Pekan depan, para ilmuwan juga berencana untuk menerbitkan surat mereka ke dalam jurnal ilmiah.

Pimpinan Teknis Pengendalian Infeksi WHO, Benedetta Allegranzi mengatakan bukti virus yang menyebar melalui udara tidak meyakinkan.

“Terutama dalam beberapa bulan terakhir, kami telah menyatakan beberapa kali bahwa kami menganggap transmisi udara mungkin, tetapi tentu saja tidak didukung oleh bukti yang kuat atau bahkan jelas,” kata Allegranzi melansir India Today dalam CNNIndonesia.

WHO masih meyakini penyebaran utama Covid-19 disebabkan oleh droplet atau tetesan berukuran besar. Droplet terjadi ketika penderita Covid-19 batuk, bersin, atau berbicara. Droplet keluar dari hidung atau mulut dan bisa dengan cepat jatuh ke permukaan.

BACA JUGA :  Ini Cara Efektif Cegah Penularan Infeksi Virus Covid-19

WHO dalam pernyataan resmi pada 29 Juni mengatakan penularan virus melalui udara hanya mungkin setelah prosedur medis yang menghasilkan aerosol. Sehingga, WHO menyarankan ventilasi yang layak dan penggunaan masker N95 bagi para pekerja medis yang menangani pasien Covid-19.

Aerosol adalah tetesan cairan yang sangat kecil. Ukurannya lebih kecil dari 5 mikron. Sebagai bayangan, 1 mikron sama dengan sepersejuta meter atau 1/1.000 milimeter.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.284,0
EUR
16.394,6
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.430,4
SGD
10.543,3