25 C
Makassar
Kamis, Desember 2, 2021
BerandaDaerahTanam 180 Ribu Vetiver, Adnan Raih Rekor LEPRID

Tanam 180 Ribu Vetiver, Adnan Raih Rekor LEPRID

- Advertisement -

GOWA,SULSELEKSPRES.COM – Gerakan menanam 180.000 bibit vetiver di 11 kecamatan yang dicanangkan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berhasil meraih rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID).

Piagam tersebut diserahkan langsung Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka kepada Bupati Gowa didampingi Wakilnya Abd Rauf Malaganni di sela-sela penanaman bibit vetiver di Kecamatan Parangloe, Senin (17/2/2020).

Paulus mengatakan, rekor tersebut diberikan atas inisiasi Pemerintah Kabupaten Gowa pada gerakan menanam bibit akar wangi tersebut secara serentak. Apalagi daerah berjuluk butta bersejarah ini adalah kabupaten pertama di Indonesia yang melakukan penanaman vetiver secara serentak.

“Rekor ini berhak diraih, apalagi aksi ini melibatkan sekitar 22 ribu orang yang terdiri dari masyarakat, ASN, TNI-Polri, anggota TP PKK, pelajar dan mahasiswa. Kami harap aksi ini bisa diikuti seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, penanam vetiver ini dapat menjadi pengikat tanah sehingga akan mengurangi potensi terjadinya longsor, utamanya di wilayah rawan longsor. Tak hanya itu akar pada tanaman tersebut juga dianggap mampu menjadi pengikat di kemiringan tanah.

“Kondisi akar dari tanaman ini luar biasa karena bisa memanjang sampai ke dalam dengan kedalaman lima meter dan sangat kuat. Kalau ditarik pakai truk saja tidak akan bisa, tanaman ini pula sangat baik untuk ditanam di lereng-lereng kerana dia akan mengikat tanah itu sendiri dan juga akar akar pohon lainnya,” jelasnya.

Dirinya berharap melalui aksi tanam massal ini kedepan masyarakat punya kesadaran sendiri untuk melakukan penanaman bibit tanaman yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Utamanya sebagai upaya pencegahan dan menjaga lingkungan sekitar.

Karena, lanjutnya, di wilayah Indonesia ada selain vetiver ada banyak jenis tanaman yang bisa digunakan dalam menjaga lingkungan. Contohnya bambu dan pohon beringin yang bisa ditanamkan di mata-mata air atau tanaman yang memang cocok di sumber mata air berada.

BACA: H Jeneberang Akan Tanam 15.000 Pohon di Kabupaten Gowa

“Harapan kami kedepan lebih banyak lagi tanaman-tanaman lain yang produktif yang coba di tanam pemerintah ataupun masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gelar Bimtek, Sekkab Gowa Harap Peserta Tingkatkan Kompetensi

Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, penanaman yang dilakukan di 11 kecamatan tersebut merupakan wilayah yang memang rawan longsor di Kabupaten Gowa.

Ia menyebutkan, 11 kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Tinggimoncong sebanyak 12.850 bibit dengan melibatkan 3.000 peserta, Kecamatan Tompobulu 18.000 bibit dengan melibatkan 2.000 peserta, Kecamatan Manuju 12.000 bibit dengan melibatkan 1.200 peserta, dan Kecamatan Pattalassang 25.000 bibit dengan melibatkan 2.500 peserta.

BACA: Pemkab-Polres Gowa Tanam 2.000 Bibit Pohon

Kemudian di Kecamatan Biringbulu 25.000 bibit dengan melibatkan 3.000 peserta, Kecamatan Bontolempangan 16.000 bibit dengan melibatkan 1.800 peserta, Kecamatan Parangloe 14.100 bibit dengan melibatkan 1.500 peserta, Kecamatan Tombolopao 11.000 bibit dengan melibatkan 1.100 peserta, dan Kecamatan Bungaya 22.000 bibit dengan melibatkan 2.200 peserta. Selanjutnya di Kecamatan Bajeng Barat 10.000 bibit dengan melibatkan 1.000 peserta dan Kecamatan Parigi 14.050 bibit dengan melibatkan 743 orang.

“Kita berharap penanaman vetiver ini bisa menjadi mitigasi bencana di Kabupaten Gowa sehingga setiap masuknya musim hujan kita tidak was-was lagi dengan terjadinya longsor. Selain kita berdo’a kepada Allah SWT, upaya yang kita lakukan ini Insya Allah akan menjadi baik bagi wilayah yang kita cintai ini,” harap Adnan.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.358,2
EUR
16.262,6
JPY
127,4
KRW
12,2
MYR
3.404,4
SGD
10.528,1