PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Wali Kota Parepare, HM. Taufan Pawe kembali menyapa warganya lewat dialog interaktif yang disiarkan secara live streaming di Radio Mesra, Kamis, (07/05/2020).
Dalam dialog berdurasi 1 jam lebih dipandu Host, Muhammad Sabir Umar yang akrab disapa Ambo Logo ini, mencuat usulan warga soal penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Menyikapi usulan itu, Taufan Pawe yang didampingi Wakilnya, Pangerang Rahim, Sekda, Iwan Asaad dan sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menguraikan, pemberlakuan PSBB belum saatnya diterapkan di Parepare.
“Daerah yang mengusulkan PSBB apabila kepala daerahnya sudah geleng-geleng kepala. Saya melihat rakyatku istiqomah, kesadarannya meningkat, belum saatnya kita PSBB karena untuk menetapkan PSBB indikatornya tidak sedikit, harus melalui Gubernur dengan mengevaluasi peta sebaran,” paparnya.
Dari hasil evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare lanjut Taufan, saat ini tersisa 11 masjid yang masih melakukan aktivitas.
“Kita berusaha kerja-kerja maksimal. Buktinya, dari 196 masjid di Parepare, begitu kuatnya kerja-kerja Tim Gugus yang intens dan masif serta terukur sehingga sisa 11 masjid atau dengan persentase 5.26 persen,” terangnya.
Taufan Pawe berharap, angka pasien positif Covid-19 yang kini mencapai 16 kasus tersebut dapat memjadi cambuk, untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.
“Saya mohon dukungan semua elelemen masyarakat, Komunitas, Ormas tolong bantu kami. Mari kita bahu membahu sesuai tagline nasional, mari bersama-sama melawan Corona. Kalau kita bersepakat mulai sekarang, memperbaiki niat kita dengan kebersamaan, maka kita dapat mengendalikan dan memutus mata rantai penyebaran Virus Corona,” harap Taufan.
Penulis : Luki Amima



